Jalan Sehat Kisruh, Pemprov  Jatim Tegaskan Pembagian Kupon Sesuai Prosedur

Kegiatan Jalan Sehat 1 Muharam 1448 Hijriyah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (16/6/2026) pagi.

SURABAYA (wartadigital.id) – Pemprov Jatim memastikan prosedur pembagian kupon undian dan paket makanan ringan pada kegiatan Jalan Sehat 1 Muharam 1448 Hijriyah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya telah diterapkan sesuai standar operasional yang ditetapkan panitia.

“Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi pada pelaksanaan Jalan Sehat 1 Muharram 1448 Hijriyah,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (16/6/2026).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir menjadi energi positif sekaligus bahan evaluasi bagi Pemprov Jatim agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan berlangsung lebih tertib, aman dan nyaman.

Menurut Imam, hasil evaluasi tim di lapangan menunjukkan masih terdapat sekitar 6.700 kupon undian dan sekitar 10.000 paket makanan ringan yang belum terdistribusi meski telah disiapkan di sejumlah pos sepanjang rute jalan sehat. “Perlu kami sampaikan bahwa sisa kupon undian dan paket makanan ringan tersebut sebenarnya telah disiagakan di pos-pos yang dilewati oleh para peserta. Tim di lapangan telah memastikan semua peserta yang melewati pos-pos mendapatkan kupon beserta paket makanan ringan,” ujarnya.

Ia menambahkan setelah seluruh peserta melewati pos, masih ditemukan sisa kupon dan paket makanan ringan dalam jumlah cukup banyak. Berdasarkan pengecekan tim, seluruh peserta yang mengikuti alur sesuai prosedur telah menerima kupon dan paket makanan ringan, sedangkan sebagian warga diketahui tidak mengikuti prosedur yang ditetapkan panitia.

Namun, setelah semua peserta melewati pos, ternyata masih tersisa kupon dan paket makanan ringan cukup banyak, lebih 5.000 kupon dan snack box. “Kami lakukan kroscek dan memastikan semua peserta yang melintas sudah mendapat semua. Jadi, kroscek tim di lapangan, ada sejumlah warga yang memang tidak mengikuti prosedur tersebut, sehingga tidak mendapatkan kupon dan paket makanan ringan,” katanya.

Imam memastikan seluruh peserta yang mengikuti jalan sehat sesuai prosedur panitia telah memperoleh kupon undian dan paket makanan ringan yang disediakan. Meski terdapat kendala teknis di lapangan, ia mengapresiasi semangat masyarakat yang hadir untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah.

Saat ini seluruh logistik berupa kupon dan paket makanan ringan telah diamankan dan dikembalikan ke posko utama untuk pendataan lebih lanjut. Pemprov Jatim juga memastikan hadiah yang belum sempat dibagikan akan digunakan kembali pada agenda besar pemerintah daerah berikutnya.

Rumor Ulah Oknum Panitia

Rumor yang beredar, banyaknya warga yang tidak kebagian kupon undian diduga karena sejumlah oknum panitia mengantongi banyak kupon, bahkan mereka memiliki banyak kupon bendelan. Hal itu sudah menjadi rahasia umum bagi warga yang kerap mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Pemprov Jatim. “Kami sudah tahu dari dulu, oknum panitia mengantongi bendelan kupon. Nanti kalau mereka dapat hadiah, yang disuruh naik saudaranya, anaknya,” kata Indri, warga Gubeng Kertajaya Surabaya yang sudah beberapa kali mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Pemprov Jatim.

Yang tidak dihitung oknum “pengepul” kupon itu adalah saat mengambil paket makanan ringan, fisik peserta harus ada. “Karena mereka hanya bisa mengambil beberapa paket makanan, yang terjadi paket makanan ringan menumpuk. Untuk menutupi kekacauan ini, peserta yang akan disalahkan. Itu sih lagu lama, males dengarnya,” katanya.

Hal yang sama juga diungkap Purwadi, warga Ngagel Jaya Surabaya. Selama ini warga banyak diam, malas mau mempertanyakan. Namun seiring waktu, kesabaran warga mungkin sudah tak bisa dibendung lagi. “Mereka mulai berani protes di kegiatan jalan sehat kali ini karena kekacauannya parah,” katanya. pri

Pos terkait