Piala Presiden 2026: Persebaya Tutup Grup B dengan Kemenangan, Langkah Positif Berlanjut ke Semifinal

Skuad Persebaya selebrasi atas gol yang dicetak Miguel Pereira (foto Persebaya)

SURABAYA (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya menutup fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan hasil sempurna. Bajul Ijo mengalahkan Port FC 2-1 pada laga terakhir di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026) malam.

Kemenangan itu memastikan Persebaya melaju ke babak semifinal sebagai juara grup dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan.

Bacaan Lainnya

Persebaya menutup babak pertama dengan skor imbang 1-1 saat menghadapi Port FC pada laga Grup B Piala Presiden 2026. Kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang dan saling membalas gol sebelum turun minum.

Begitu peluit kick-off dibunyikan, Persebaya langsung berusaha mengambil inisiatif serangan. Namun, Port FC lebih dulu memberikan ancaman ke lini pertahanan Bajul Ijo.

Pada menit kedua, Reza Arya menunjukkan refleks gemilang dengan menggagalkan dua peluang berbahaya yang diciptakan tim asal Thailand tersebut. Penyelamatan itu membuat gawang Persebaya tetap aman.

Persebaya merespons melalui Malik Risaldi pada menit kelima. Menerima bola di area pertahanan lawan, Malik berusaha melakukan kontrol sebelum melepaskan tembakan. Namun, sentuhannya terlalu jauh sehingga peluang itu gagal dimaksimalkan.

Satu menit kemudian, Miguel Pereira mencoba peruntungan lewat sepakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, bola masih terlalu lemah dan mudah diamankan penjaga gawang Port FC.

Tekanan Bajul Ijo terus berlanjut. Pada menit kedelapan, Yann Mabella menyambut umpan dengan sundulan tanpa melihat ke arah gawang. Sayang, bola masih melebar di sisi gawang Port FC.

Penyerang Persebaya, Alex Martins, melakukan selebrasi usai menjebol gawang Port FC (foto Persebaya)

Peluang emas kembali hadir dua menit berselang. Miguel Pereira berhasil mendapatkan ruang tembak dari jarak dekat, tetapi penyelesaiannya masih mampu digagalkan oleh kiper Port FC.

Memasuki pertengahan babak pertama, Port FC mulai mengambil alih kendali permainan dan lebih sering menekan pertahanan Persebaya. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-30 setelah berhasil memecah kebuntuan dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Persebaya tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Melalui aksi individu yang impresif, Miguel Pereira sukses melewati kawalan pemain lawan sebelum menaklukkan penjaga gawang Port FC. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membangkitkan semangat Bajul Ijo.

Menjelang turun minum, Persebaya nyaris membalikkan keadaan. Pada menit ke-43, Ricky Pratama melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang. Namun, bola hanya membentur mistar sehingga peluang emas itu belum berbuah gol.

Empat menit tambahan waktu tidak menghadirkan peluang berarti dari kedua tim. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, Persebaya dan Port FC masih berbagi skor sama kuat 1-1.

Memasuki babak kedua, pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya gedor tim. Walber Mota, Ramadhan Sananta, Alex Martins, dan Francisco Rivera diturunkan guna memberikan energi baru dalam permainan Persebaya.

Pergantian tersebut langsung membuahkan hasil. Baru dua menit babak kedua berjalan, tepatnya pada menit ke-47, Alex Martins berhasil membawa Bajul Ijo berbalik unggul. Memanfaatkan umpan matang dari Francisco Rivera, penyerang asal Brasil itu menuntaskan peluang dengan sepakan terarah yang mengubah skor menjadi 2-1.

Port FC tidak tinggal diam. Tim asal Thailand itu langsung meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-49, Walber Mota tampil sigap dengan melakukan blok krusial untuk menggagalkan peluang berbahaya yang mengarah ke gawang Persebaya.

Persebaya nyaris menambah keunggulan empat menit kemudian. Miguel Pereira memperoleh peluang emas di dalam kotak penalti, namun sepakannya masih mampu diblok pemain bertahan Port FC sebelum mengarah ke gawang.

Situasi pertandingan berubah pada menit ke-61. Port FC harus bermain dengan 10 orang setelah Bruno Moreira menerima kartu merah langsung akibat menyikut Gledson Paixao.

Meski unggul jumlah pemain, Persebaya tetap mendapat tekanan. Port FC terus berusaha menekan dan menciptakan peluang melalui serangan-serangan cepat.

Pada menit ke-83, Ernando Ari menunjukkan kualitasnya di bawah mistar. Ia melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan peluang dari dalam kotak penalti dan menjaga keunggulan Bajul Ijo.

Memasuki delapan menit tambahan waktu, Port FC terus menggempur pertahanan Persebaya. Namun, lini belakang Bajul Ijo mampu tampil disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-1 memastikan Persebaya menyapu bersih tiga pertandingan di fase Grup B. Dengan raihan sembilan poin, Bajul Ijo menutup fase grup sebagai pemuncak klasemen dan membawa modal positif untuk menghadapi babak semifinal. sba

Pos terkait