wartadigital.id
Headline Malang Raya

Kejari Kabupaten Malang Tegaskan Denda Pelanggaran PPKM Walikota Sutiaji Masuk Kas Daerah

Tangkapan layar Walikota Malang Sutiaji (tengah) pada saat membayar denda sanksi pelanggaran aturan PPKM sebesar Rp 25 juta di Kabupaten Malang.

 

MALANG (wartadigital.id) –  Pembayaran denda sebesar Rp 25 juta yang merupakan sanksi akibat pelanggaran aturan pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan oleh Walikota Malang Sutiaji akan masuk ke kas daerah Pemkab Malang.

Kasubsi Eksekusi, dan Eksaminasi Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kabupaten Malang Anjar Rudi Admoko  mengatakan bahwa uang pembayaran sanksi denda Walikota Malang Sutiaji itu segera disetorkan ke kas daerah Pemkab Malang. “Pembayaran denda akan kita setor ke kas daerah Pemerintah Kabupaten Malang. Karena pelanggaran Perda,” ucap Anjar, Rabu (13/10/2021).

Anjar menjelaskan pada Selasa (12/10/2021) Kejari  Kabupaten Malang telah menerima pembayaran denda tindak pidana ringan yang dijatuhkan hakim kepada Walikota Malang sebesar Rp 25 juta.

Selain Sutiaji, lanjutnya, pembayaran denda juga dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso dan Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Malang Arif Tri Sastyawan, masing-masing sebesar Rp 15 juta dan Rp 10 juta. “Denda dibayar kemarin, setelah menerima petikan putusan Pengadilan Negeri Kepanjen atas pelanggaran PPKM,” ungkap dia.

Pembayaran denda tersebut membuat Walikota Malang Sutiaji dan dua pejabat lainnya telah melaksanakan putusan Pengadilan Negeri Kepanjen atas pelanggaran PPKM yang terjadi pada 19 September 2021 di Pantai Kondang Merak Kabupaten Malang.

Ketiganya dinilai oleh hakim terbukti bersalah melanggar pasal 49 ayat 4 Juncto pasal 27C, Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020 atas Perubahan Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

Sebelumnya, Walikota Malang bersama rombongan pada Minggu (19/9/2021) melakukan kegiatan bersepeda dari Kota Malang menuju Pantai Kondang Merak Kabupaten Malang. Agenda bersepeda itu dilakukan Walikota bersama sejumlah komunitas.

Pada saat itu, Pantai Kondang Merak masih ditutup untuk masyarakat umum, karena tengah berada pada masa PPKM. Namun, rombongan pesepeda Walikota Malang tersebut nekat masuk ke kawasan Pantai Kondang Merak.

Sebelum memasuki kawasan tersebut, rombongan itu juga sempat didatangi oleh petugas kepolisian lantaran Pantai Kondang Merak masih belum dibuka. Namun pada akhirnya rombongan itu masuk ke kawasan pantai, dan kemudian aksi ini viral di sejumlah media sosial. fik, ara

Related posts

Sebanyak 450 ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Telah Didistribusikan di 4 Daerah

redaksiWD

Tim Swab Hunter Pemkot Surabaya Beraksi, Jaring 216 Pelanggar Protokol Kesehatan dalam Semalam

redaksiWD

Bojonegoro Kini Miliki MPP, Menpan-RB Ingatkan Harus Bisa Pangkas Birokrasi

redaksiWD