
JAKARTA (wartadigital.id) – Pernyataan Ketua Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Relawan Jokowi beberapa waktu lalu dianggap tidak pantas. Benny dan relawan Jokowi lainnya diminta untuk tidak “ngejilat” keterlaluan.
Begitu pesan yang disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer alias Noel menanggapi viralnya sebuah video pernyataan Benny saat berbincang dengan Presiden Jokowi. “Ini kan kampanye sudah selesai, masih kayak mau perang-perang, nggak beradab banget sih itu. Ya, itu teman gue akrab, itu Benny Rhamdani Kepala BP2MI, sebetulnya itu pejabat nggak boleh ngomong begitu, itu bahaya,” ujar Noel, Senin (28/11/2022).
Noel mengaku setuju jika soal penegakan hukum. Akan tetapi, Noel tidak setuju dengan pernyataan “perang”. Apalagi, pernyataan itu disampaikan oleh pejabat kepada presiden. “Tapi tidak boleh dengan kata-kata perang atau apa, itu tidak mendidik sekali. Apalagi ini bukan situasi dalam situasi kampanye gitu. Kalau mau bicara tentang penegakan hukum, kita sepakat. Tapi tidak pantas bicara seperti itu ke Presiden, kayak kesannya ini mau perang aja, emang ini kondisi perang apa bangsa ini?” kata Noel.
Noel pun mengaku heran, relawan-relawan Jokowi terkadang masih berpikir seperti 2017 atau 2019 lalu. Padahal, massa kampanye sudah selesai dan rezim akan segera berganti. “Besok ganti rezim, ganti presiden, mau apa? Saya nggak ngerti orang-orang ini. Lebih pantasnya ini mereka mau nyari muka kali ya atau mau menjilat terakhir kekuasaan Jokowi atau apa, saya nggak ngerti,” terang Noel.
Noel kembali menegaskan, bahwa seorang pejabat seperti Benny tidak pantas menyampaikan kata-kata yang berbau permusuhan.
“Ini presiden mesti dijaga jangan sampai presiden yang saya cintai ini malah nanti di masa akhirnya bukan softlanding malah kayak tidak bagus gitu, kita nggak mau. Jadi ya relawan-relawan yang ngejilat dan cari muka Presiden, sudah lah, dijaga saja presidennya, jangan juga dijerumuskan atau juga jangan dipaksa-paksa, ngejilatnya jangan keterlaluan gitulah,” pungkas Noel.
Untuk diketahui beredar potongan video yang memperlihatkan momen Benny Ramdhani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengajak perang kepada mereka yang berseberangan dengan Presiden Jokowi.
Pada video yang beredar, Benny menyampaikan pendapatnya di hadapan Presiden Jokowi di sela acara Nusantara Bersatu di Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11/2022) kemarin.
Benny mengatakan bahwa pihak-pihak yang berseberangan harus patuh dengan pemerintah karena dua kali pilpres sebelumnya dimenangkan oleh kubu Jokowi.
“Pak kita ini pemenang pilpres, kita ini besar. Tapi serangan lawan ini masih terus. Sarannya adalah amplifikasi program-program dan keberhasilan bapak melalui Kemenko,” kata Benny dikutip, Senin (28/11/2022).
Pria yang menjabat sebagai Waketum OKK DPP Partai Nahura tersebut bilang, para relawan sudah sangat gemas dengan perlakuan mereka yang berseberangan dengan pemerintah.
Mereka yang berseberangan kerap melakukan pencemaran nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut bahkan penyebaran kebencian.
Mengenai hal tersebut, relawan pro Jokowi siap memerangi kubu yang berseberangan. Bila perlu tempur di lapangan. “Kita gemes pak ingin melawan mereka kalau mau tempur lapangan kita lebih banyak,” ucap Benny. rmo, set