Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi 2024 Meningkat 7 Persen

Salah satu objek wisata Banyuwangi hutan Benculuk

BANYUWANGI (wartadigital.id) – Kabupaten Banyuwangi terus menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Tercatat sepanjang Tahun 2024, jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi mengalami peningkatan sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 3,4 juta wisatawan.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan sektor pariwisata masih menjadi salah satu sektor ekonomi unggulan daerah yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami terus berbenah dan menjaga agar Banyuwangi tetap menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya destinasi wisata, tetapi juga atraksi wisata yang kami desain agar lebih menarik bagi para wisatawan,” ujar Ipuk dalam laman resmi Pemkab Banyuwangi, Selasa (14/1/2025).

Bacaan Lainnya

Ke depan, Ipuk bertekad untuk terus meningkatkan kualitas penunjang pariwisata, mulai dari amenitas, aksesibilitas, hingga atraksi wisata.

Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman, mengungkapkan pada 2024, total kunjungan wisatawan ke Banyuwangi mencapai 3.405.145 orang, naik 7 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencatatkan 3.182.082 wisatawan. Peningkatan ini didorong oleh tingginya minat wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dari total kunjungan, wisatawan domestik yang datang ke Banyuwangi sebanyak 3.282.241 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat 122.904 orang. Destinasi-destinasi wisata andalan Banyuwangi, seperti TWA Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Pantai Pulau Merah, Hutan de Djawatan, Pantai Bangsring Underwater, dan Grand Watu Dodol, masih menjadi magnet utama bagi wisatawan.

“Selain itu, destinasi-destinasi wisata lain juga turut menyumbang banyak wisatawan,” katanya.

Taufik menambahkan, tingginya jumlah kunjungan wisatawan juga tidak terlepas dari berbagai even dan festival yang digelar sepanjang tahun 2024. Banyuwangi menyelenggarakan 79 even yang masuk dalam kalender B-Fest (Banyuwangi Festival), dengan dua di antaranya, yakni Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival, juga masuk dalam kalender pariwisata Kharisma Even Nasional (KEN).

Aksesibilitas juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi. Pada 2024, Banyuwangi mendapatkan trayek baru penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP, dan maskapai Batik Air kembali melayani rute ini. “Dengan adanya akses penerbangan langsung, wisatawan dapat lebih mudah mengunjungi Banyuwangi,” tambahnya.

Tidak hanya itu, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Banyuwangi tercatat kedatangan 310 ribu wisatawan.

Ia berharap dengan peningkatan kunjungan ini, Banyuwangi dapat terus memanfaatkan potensi pariwisata untuk meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat. ayu, gia

Pos terkait