
SURABAYA (wartadigital.id) – Tin Persebaya Surabaya mulai mengalihkan perhatian sepenuhnya menuju kompetisi Super League 2026/2027. Setelah melewati rangkaian panjang pramusim, Coach Bernardo Tavares kini memusatkan perhatian untuk menyiapkan Green Force menghadapi tantangan pertama musim ini.
Persebaya akan membuka perjalanan di Super League dengan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Sabtu (5/9/2026). Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung.
Persiapan menuju laga perdana dilakukan setelah Persebaya melewati rangkaian pramusim yang cukup panjang. Bajul Ijo tampil di Piala Presiden 2026, menjalani International Friendly Match melawan Penang FC, hingga mengikuti pemusatan latihan di Thailand.
Rangkaian itu memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk menguji berbagai komposisi, memberikan menit bermain kepada banyak pemain, sekaligus membangun pemahaman permainan sebelum memasuki kompetisi resmi.
Kini, perhatian Coach Tavares sepenuhnya tertuju pada Bhayangkara. Pelatih asal Portugal tersebut menyadari pertandingan pertama akan menghadirkan tantangan tersendiri, terlebih lawan akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
“Kami akan memulai Super League pada 5 September. Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan pertandingan pertama melawan Bhayangkara. Mereka adalah tim yang kuat, terutama ketika bermain di kandang,” ujar Tavares di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (1/9/2026).
Memasuki pekan terakhir persiapan, kondisi pemain menjadi salah satu perhatian utama. Coach Tavares mengungkapkan masih terdapat beberapa pemain yang harus menjalani pemulihan dan belum berada dalam kondisi terbaik.
“Mengenai kondisi pemain, kami memiliki beberapa pemain yang mengalami cedera. Ada juga yang sudah kembali berlatih, tetapi belum berada dalam kondisi 100 persen. Kami akan melihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan untuk menentukan siapa yang siap bermain pada pertandingan pertama,” kata pelatih berusia 46 tahun itu.
Salah satu pemain yang masih dipantau adalah Alex Martins. Penyerang asal Brasil itu masih menjalani proses pemulihan sehingga tim pelatih belum dapat memastikan keterlibatannya pada laga pembuka.
“Untuk Alex, sampai sekarang kami belum bisa memastikan apakah dia akan bermain atau tidak. Dia masih dalam proses pemulihan dan belum berlatih bersama tim. Karena itu, kami harus memiliki rencana A, B, C, dan seterusnya,” ujarnya.
Situasi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi penting. Coach Tavares ingin seluruh pemain siap ketika mendapatkan kesempatan. Setiap pemain dituntut memahami perannya sehingga perubahan komposisi tidak mengganggu permainan tim.
“Kami harus siap dengan pemain yang tersedia. Sepak bola adalah permainan tim dan kami memiliki pemain lain yang harus siap mengambil kesempatan ketika dibutuhkan. Karena itu, kami akan terus melihat perkembangan mereka sampai hari pertandingan,” katanya.
Persebaya datang ke Super League dengan bekal positif setelah menjuarai Piala Presiden 2026. Namun, capaian tersebut tidak membuat Coach Tavares terlena. Baginya, kompetisi resmi memiliki tantangan yang berbeda dan perjalanan musim masih sangat panjang.
“Kami memang mendapatkan hasil yang bagus di pramusim, tetapi sekarang semuanya dimulai lagi. Kami tidak bisa hanya melihat apa yang sudah kami capai sebelumnya. Kami harus kembali bekerja keras untuk menjadi tim yang lebih baik,” ujarnya.
Coach Tavares juga menekankan pentingnya peningkatan di berbagai aspek. Mulai dari kualitas individu pemain hingga permainan secara kolektif harus terus berkembang seiring berjalannya kompetisi.
“Kami harus meningkatkan kualitas pemain, meningkatkan permainan, dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya. Fokus kami sekarang adalah pertandingan pertama. Setelah itu, kami akan menghadapi pertandingan demi pertandingan,” kata dia. sba





