Manfaatkan Posko BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya untuk Rileksasi dan Periksa Kesehatan Gratis

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan meninjau Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Purabaya, Jumat (5/4/2024).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan membuka Posko Mudik BPJS Kesehatan di beberapa terminal, salah satunya Terminal Purabaya Surabaya. Selama 24 jam Posko Mudik BPJS akan beroperasi mulai 5 hingga 9 April 2024 dan dapat dinikmati oleh semua pemudik baik sudah terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan maupun belum terdaftar sebagai peserta BPJS kesehatan.

Bacaan Lainnya

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Edwin Aristiawan menjelaskan tahun ini BPJS Kesehatan kembali menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Layanan tersebut bisa diakses para pemudik di Posko Mudik BPJS Kesehatan yang berlokasi di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Pelabuhan Merak Banten, Rest Area Tol KM 88A Purwakarta, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Jawa Tengah, Terminal Purabaya Sidoarjo  dan Pelabuhan Soekarno Hatta  Makassar. Selain itu, juga membuka Posko Mudik BPJS Kesehatan saat arus balik di Rest Area Banjaratma KM 260B Brebes pada 13-15 April 2024. “Tahun ini merupakan tahun ke-7, kami membuka Posko Mudik BPJS, ” kata Edwin dalam sambutan saat peresmian Posko Mudik BPJS di Terminal Purabaya, Jumat (5/4/2024).

Edwin menjelaskan seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dinikmati secara gratis, jadi jangan sungkan untuk memanfaatkannya. Posko Mudik BPJS Kesehatan akan beroperasi selama 24 jam penuh, terbagi atas tiga tim yang bertugas secara bergantian setiap delapan jam. Masing-masing tim tersebut terdiri atas dua orang petugas BPJS Kesehatan, satu orang dokter, dua orang paramedis, dan satu pengemudi ambulans.

” Masyarakat yang sedang mudik, silakan mampir. Selain layanan pemeriksaan kesehatan gratis, kami juga menyediakan fasilitas pijat relaksasi bagi pemudik. Bahkan di Posko ini juga menerima pendaftaran bagi masyarakat yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan. Para pemudik yang singgah di posko tersebut juga bisa menikmati takjil gratis yang disediakan,” ungkap Edwin. .

Direktur teknologi informasi BPJS Kesehatan Edwin sedang mencoba alat rileksasi yang ada di Posko Mudik Terminal Purabaya.

 

Edwin menambahkan Kementerian Perhubungan memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran tahun 2024 mencapai 193 jiwa pemudik. Padahal, tahun lalu tercatat sejumlah 123 juta pemudik. Artinya, terdapat peningkatan jumlah pemudik sekitar 70 juta jiwa. Karena itu, BPJS Kesehatan berupaya turut andil membantu kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini dengan menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik padat pemudik tersebut.

Pada kesempatan tersebut, Edwin juga mengingatkan para pemudik agar memastikan status kepesertaan JKN mereka aktif, sehingga apabila jatuh sakit atau memerlukan layanan kesehatan saat perjalanan, mereka dapat mengakses layanan JKN tanpa terkendala. Peserta JKN yang sedang mudik dapat mengakses layanan rawat jalan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lain paling banyak tiga kali kunjungan dalam waktu satu bulan. Dalam kondisi darurat, peserta JKN bisa langsung mengunjungi rumah sakit terdekat tanpa perlu rujukan. Daftar fasilitas kesehatan terdekat yang tetap beroperasi selama cuti bersama dan libur Lebaran tahun 2024 dapat diakses masyarakat melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165.

“Di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini, kami juga berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pemudik mengenai berbagai hal seputar Program JKN. Termasuk kanal-kanal digital yang disediakan BPJS Kesehatan untuk memudahkan urusan masyarakat, seperti Aplikasi Mobile JKN dan Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA). Di PANDAWA juga tersedia layanan informasi dan pengaduan. Kami juga jelaskan kepada pemudik mengenai fitur-fitur Aplikasi Mobile JKN seperti telekonsultasi, antrean online, informasi ketersediaan kamar, skrining riwayat kesehatan, i-Care JKN, dan sebagainya. Harapan kami tentu informasi tersebut bisa dipahami dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemudik,” kata Edwin.

Di tempat yang sama, Asisten 1 Bidang Administrasi Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sidoarjo M Ainur Rahman mengatakan Pemerintahan Sidoarjo sangat bersyukur atas kepedulian BPJS Kesehatan terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat yang saat ini sedang mudik lebaran ke kampung halaman.

“BPJS Kesehatan Sidoarjo sudah bagus. Apalagi pelayanan kesehatan menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sehingga Pemkab Sidoarjo menggandeng BPJS Kesehatan untuk menjamin akses pelayanan kesehatan bila ada warga Sidoarjo yang sakit, ” jelas Ainur.

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo ini menambahkan bertambahnya mobilitas masyarakat saat ini meningkatkan resiko angka kesakitan di masyarakat itu sendiri. Apalagi di musim mudik ini , tentunya kehadiran Posko Mudik BPJS sangat dibutuhkan bagi para pemudik yang lelah atau kurang fit agar bisa mendapatkan layanan kesehatan atau rekedar rileksasi sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. sis

Pos terkait