Mau Bugar dan Awet Muda? Yuk, Coba Terapi Oksigen dan Light Sauna di Profira

Persiapan melakukan Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) di Profira Pakuwon Square Aesthetic and Wellness.

SURABAYA (wartadigital.id) – Masyarakat makin paham dengan gaya hidup untuk mencegah penuaan dan keinginan untuk selalu bugar dan sehat. Tak hanya rajin olahraga, asupan makanan bergizi dan keseimbangan pola pikir,  kini ada satu lagi perawatan yang diincar warga untuk kebugaran, yakni terapi oksigen.

Di luar negeri, banyak warganya sudah familiar dengan terapi oksigen apalagi WHO sudah mengakui bahwasanya terapi oksigen masuk sporty treatment untuk penyembuhan penyakit dan dalam jangka panjang untuk perawatan anti aging.  Mereka menyadari manfaat terapi oksigen untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.  Sementara di Indonesia, masih banyak warga belum mengenal terapi oksigen.

Bacaan Lainnya

Menjawab hal ini, Profira Pakuwon Square Aesthetic and Wellness mengenalkan inovasi tervaru di dunia kesehatan estetik yakni Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) dan Light Sauna, Kamis (7/5/2026).

“Inovasi ini hadir sebagai jawaban atas konsep wellness dan recovery yang dirancang untuk membuat kebutuhan masyarakat yang kini tidak hanya berfokus pada penampilan, tetapi juga pada  kualitas hidup, relaksasi, recovery, dan kesehatan tubuh secara menyeluruh,” kata dr Lestari Wijaya, salah satu dokter  Aestetik Profira,

Dijelaskan dr Lestari, HBOT merupakan terapi oksigen bertekanan tinggi yang berfungsi meningkatkan distribusi oksigen ke seluruh tubuh.  Oksigen sendiri merupakan zat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Kita memerlukan oksigen untuk melakukan fungsi-fungsi vital seperti pernapasan, produksi energi, dan pemeliharaan sel-sel tubuh.
Jika sebelum terapi level oksigen dalam darah di angka 20%, setelah terapi level oksigen bisa naik bahkan ada yang 70% -80% atau lebih.  “Jika kadar oksigen dalam darah meningkat, oksigen akan disebarkan ke seluruh jaringan tubuh dan kemudian masuk ke sel-sel badan kita dan menyasar mitokondria.  Mitokondria itu ibaratnya seperti baterai dalam tubuh kita. Seiring usia, metabolisme mitokondria melemah. Dengan HBOT bisa mencharge baterai agar organ tubuh berfungsi normal kembali, bisa memperbaiki jaringan-jaringan tubuh yang rusak. Dalam jangka panjang bisa mencegah penuaan,” katanya seraya menjelaskan ada pilihan waktu terapi 1,5 jam (dua kali hirup oksigen, satu kali istirahat) dan 2 jam (tiga kali hirup oksigen, dua kali istirahat).

Teknologi ini dikenal mendukung proses perbaikan sel tubuh, mengurangi peradangan, merangsang pembentukan pembuluh darah baru hingga kolagen, serta menghambat pertumbuhan bakteri tertentu. HBOT juga banyak dimanfaatkan sebagai bagian dari wellness, anti-aging, medical recovery, hingga recovery support untuk aktivitas diving. “Terapi oksigen dan light sauna ini bisa dikombinasikan dengan perawatan anti aging lain di Profira untuk hasil lebih maksimal,” kata dr Lestari Wijaya.

Dijelaskannya beberapa manfaat yang dapat dirasakan setelah treatment antara lain tubuh terasa lebih rileks, kualitas tidur menjadi lebih baik, fokus dan produktivitas tetap terjaga, serta membantu meredakan pegal dan nyeri ringan. “Dalam penggunaan rutin, HBOT juga berperan dalam menunjang stamina tubuh serta mendukung proses pemulihan pasca sakit, termasuk penyembuhan luka-luka atau peradangan pasien diabetes,” katanya.

Natalia, warga Gubeng yang pernah menjajal terapi oksigen di Profira menceritakan apa yang dirasakannya saat menjalan perawatan ini. Dia mengkui awalnya sempat takut karena belum pernah perawatan terapi oksigen sebelumnya.

Dikatakannya sebelum memulai terapi oksigen, dokter memeriksa kesehatan pelanggan di antaranya kondisi telinga, tekanan darah dan kadar darah, apakah punya riwayat penyakit  tertentu sehingga butuh penanganan khusus.

“Saat melakukan terapi, kita didampingi pemandu, perawat Profira. Perawat akan terus memantau kita dan memberikan instruksi atau penjelasan. Jadi kita yang di dalam chamber tenang. Ternyata tidak menakutkan. Bahkan di dalam chamber kita bisa nonton film, mendengarkan musik, bahkan tersedia minuman dan makanan ringan, permen selama terapi berlangsung,” katanya.

Natalia menyebut selama di chamber kita akan menghirup oksigen murni dalam ruang bertekanan udara tinggi. Dia mengambil paket durasi terapi  1,5 jam dengan 1 kali istirahat.

Soal manfaat setelah terapi oksigen, Natalia menyebut dia merasa lebih bugar. Terapi hiperbarik juga bisa membantu pemulihan jerawat. Selain itu nyeri dan pegal-pegal di tubuhnya perlahan menghilang. “Saya kan masih bekerja, kadang tubuh pegal-pegal. Setelah terapi oksigen, badan jadi enak dan bugar. Juga mudah tidur,” katanya.

Pelanggan lain Profira, Margaretha (66), mengatakan ia mengambil paket HBOT sebanyak 20 kali dan sharing dengan anggota keluarganya. Ia menuturkan telah beberapa kali melakukan HBOT dan merasakan manfaatnya.

“Tubuh terasa lebih bugar dan energik. Juga bisa tidur lebih nyenyak. Jadi lebih semangat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar nenek dari empat cucu yang tampak lebih muda dari usianya ini

Soal manfaat setelah terapi oksigen, Natalia menyebut dia merasa lebih bugar. Terapi hiperbarik juga bisa membantu pemulihan luka. Selain itu nyeri dan pegal-pegal di tubuhnya perlahan menghilang.

Kombinasi 3 Spektrum

Selain HBOT, Profira turut menghadirkan Light Sauna, teknologi sauna yang menggunakan gelombang panas alami serupa panas matahari tanpa paparan sinar UV. Teknologi ini memanfaatkan kombinasi 3 spektrum infrared, yaitu Near Infrared, Mid Infrared, dan Far Infrared, dengan tingkat penetrasi berbeda mulai dari lapisan permukaan kulit hingga jaringan yang lebih dalam. Berbeda dengan sauna tradisional, Light Sauna bekerja pada suhu yang lebih nyaman dengan penetrasi panas yang lebih optimal ke dalam tubuh.

Profira turut menghadirkan Light Sauna. Teknologi yang digunakan memanfaatkan kombinasi 3 spektrum infrared.

Fasilitas ini juga dilengkapi dengan Himalayan Salt Brick, batu jade (giok), serta teknologi ion dan ozon untuk menciptakan pengalaman wellness dan relaksasi yang lebih maksimal. “Manfaat dari Light Sauna Wellness meliputi proses detoksifikasi tubuh, pereda nyeri dan pemulihan otot, mendukung metabolisme tubuh, meningkatkan kualitas tidur, menjaga kesehatan kulit, mendukung fungsi otak dan kognitif, serta membantu menjaga daya tahan tubuh,” kata dr Lestari Wijaya.

Melalui hadirnya HBOT dan Light Sauna Wellness, Profira berharap dapat menghadirkan pengalaman wellness yang nyaman, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. nti

Pos terkait