Pacu Digitalisasi Pelayanan, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Aplikasi Si Kuat

Peresmian Musala, Launching Si Kuat dan Penyerahan Ambulans dan USG ke Puskesmas di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/1/2023).

 

SIDOARJO (wartadigital.id) – Pemkab  Sidoarjo meluncurkan aplikasi Si Kuat atau Sistem Informasi Kesehatan Puskesmas Terpusat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di tingkat dasar. Digitalisasi pelayanan kesehatan melalui Si Kuat diharapkan bisa mempermudah pasien dalam mendaftar dan pasien bisa mendapatkan informasi kurang berapa nomor antrean lagi sebelum mereka mendapatkan pelayanan.

Bacaan Lainnya

Bupati Sidoarjo Akhmad Muhdlor Ali mengatakan kemarin Menteri Kesehatan dan Mempan RB dipanggil Presiden untuk rapat khusus. Dalam rapat khusus tersebut presiden ingin memanggil bupati  yang terbaik di Indonesia dalam hal penanganan stunting dan penerapan digitalisasi di daerahnya.

“Itu bukan Sidoarjo loh. Infonya yang akan dipanggil adalah Bupati Sumedang dan akan dijadikan pilot project yang akan diikuti oleh semua kabupaten di Indonesia, ” jelasnya pada acara Peresmian Musala, Launching Si Kuat dan Penyerahan Ambulans dan USG ke Puskesmas di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/1/2023).

Bagaimana dengan Sidoarjo? Menurut Gus Muhdlor, Sidoarjo mendapatkan teguran karena dalam penerapan digitalisasi masih kecil sehingga berada di urutan ke-27 atau 28 dengan nilai hanya 2 koma sekian.

“Ini jadi catatan penting bagi kita. Untuk itu, diharapkan dengan hadirnya Si Kuat ini bisa meningkatkan pelayanan kesehatan di seluruh puskesmas dengan digitalisasi yang bisa di akses masyarakat dengan mudah, ” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr Fenny Apridawati mengatakan Si Kuat  adalah Sistem Informasi Kesehatan Puskesmas Terpusat dimana ini adalah aplikasi online yang memudahkan masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Melalui Si Kuat ini data pasien akan terekam secara elektronik, setelah terekam pasien melakukan konfirmasi dan pasien bisa mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk untuk mendapatkan obat dimana resep obat juga akan dilakukan secara digital.

“Untuk awal tahun ini, kami tidak hanya melaunching Si Kuat saja tetapi juga seluruh puskesmas harus punya paket USG yang lengkap. Hari ini, tiga puskesmas juga akan menerima ambulans baru yaitu Puskesmas Tarik 2, Puskesmas Wonokasihan dan Puskesmas Tambak Rejo, ” jelasnya.

Penata Komputer Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Agtonmy Widayaka AMd menjelaskan target di 2023 semua puskesmas sudah menerapkan Si Kuat. Masyarakat bisa mengunduh melalui android di PlayStore dengan nama Si Kuat.

“Masyarakat bisa melakukan pendaftaran pelayanan kesehatan di Puskesmas terdekat pada H-1 setelah pukul 12.00 hingga pada hari H hingga pukul 09.00 dan tidak ada batasan jumlah pendaftar. Setelah melakukan pendaftaran, pasien juga diharapkan nelakukan konfirmasi pendaftaran,” jelas pria yang biasa dipanggil Tomi ini.

Tomi menjelaskan di Si Kuat juga, pasien juga bisa melihat saat ini sudah sampai antrean ke berapa sehingga pasien bisa memperkirakan pada pukul berapa dirinya harus sudah berada di Puskesmas. Sehingga pasien tidak harus berlama-lama menjelaskan menunggu panggilan di loket pendaftaran.

“Pasien akan dipanggil ke loket pendaftaran untuk dilakukan verifikasi data dan akan diarahkan ke poli yang dituju. Pasien tetap antre untuk mendapatkan layanan di poli. Dalam menulis rekam medis pasien juga dilakukan oleh dokter di Si Kuat ini termasuk menuliskan resep , ” paparnya.

Tomi menjelaskan pasien langsung ke apotek dan pasien akan menunggu namanya dipanggil untuk mengambil obat. Lama atau tidaknya menunggu pengambilan obat tergantung dari jenis obat yang diresepkan apakah obat racikan atau obat yang sudah kemasan. sis