Parade VW Sumpah Pemuda se-Jawa Bali di Blitar, Ajang Pererat Persaudaraan dan Kekeluargaan

Pelepasan rombongan Parade Volkswagen (VW) Sumpah Pemuda se-Jawa Bali di komplek Istana Gebang Kota Blitar, Sabtu (28/10/2023).

 

KOTA BLITAR (wartadigital.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas rombongan Parade Volkswagen (VW) Sumpah Pemuda se-Jawa Bali di komplek Istana Gebang Kota Blitar, Sabtu (28/10/2023).

Bacaan Lainnya

Total ada sebanyak 230 mobil VW yang berpatisipasi dalam even yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ini. Tampak penuh semangat, peserta parade yang juga melibatkan Komunitas Motor Blitar Raya dan Pemuda Pelajar itu tampak sangat antusias ketika Gubernur Khofifah menyempatkan hadir langsung memberangkatkan parade.

Secara khusus Gubernur Khofifah mengapresiasi semangat yang coba dibangun oleh masyarakat yang tergabung dalan komunitas VW se-Jawa Bali ini. Dimana selain membangun kekeluargaan dalam wadah hobi yang sama, mereka juga membangun semangat kepahlawanan lewat parade yang mengambil lokasi di Blitar ini.

Terutama dalam parade ini mereka akan menempuh rute sejarah dengan melewati empat candi. Mulai dari Candi Penataran Nglegok, Candi Sawentar Garum, Candi Simping Pademangan, dan Candi Meleri Srengat. Di setiap candi tersebut, mereka akan mengambil air dan tanah untuk kemudian disatukan di titik akhir parade yaitu ziarah Makam Bung Karno.

“Kegiatan semacam ini harus terus didukung. Terlebih Komunitas VW ini kan ekosistemnya sudah jadi, dan saya rasa sinergitas diantara kita semua bisa dilakukan apalagi eventnya Sumpah Pemuda,” kata Gubernur Khofifah usai melepas parade VW Sumpah Pemuda.

Khofifah menyampaikan bahwa ini bukan kali pertama komunitas pecinta mobil VW menggelar acara parade dan konvoi. Sebelumnya komunitas ini juga pernah menggelar even serupa dengan diberangkatkan olehnya langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Saat itu komunitas pecinta mobil VW ini mengadakan konvoi dengan disertai agenda pemberian asupan gizi kepada para ibu hamil. Tujuannya agar gizi ibu terpenuhi dan mencegah stunting bayi yang dikandungnya.

“Dulu pernah dilakukan dengan mengundang cukup banyak ibu-ibu yang hamil untuk bisa memberikan asup gizi yang baik, dan menjaga jangan sampai anaknya stunting,” ungkapnya.

Pada kegiatan parade VW ini juga diikuti dengan kegiatan penyerahan zakat produktif. Total ada 100 pelaku usaha ultra mikro yang menerima zakat produktif sebesar Rp 500 ribu dan paket sembako.

Selain itu, gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menerima trophy, piagam penghargaan dan merchandise dari Ketua Korwil Jatim VW Indonesia Asosiation dan Ketua VW Club Blitar atas dukungannya pada penyelenggaran acara kali ini.

Usai melepas parade VW, Khofifah menyempatkan diri untuk mengunjungi Istana Gebang. Sebagaimana diketahui Istana Gebang merupakan situs bersejarah karena dulunya merupakan rumah masa remaja Presiden Soekarno yang dibangun pada tahun 1884 bersamaan dengan pembangunan stasiun KA Blitar.

Diketahui, Keluarga Bung Karno mulai menempati rumah ini mulai antara 1917-1919. Saat itu, Soekarno baru menginjak masa remaja, yakni antara 16-18 tahun karena lahir pada 6 Juni 1901. Ia merasa banyak nilai-nilai sejarah yang bisa diambil di Blitar.

Usai mengunjungi Istana Gebang, Ia juga meninjau stan UMKM yang menjual Merchandise. Lebih dari 20 stand UMKM yang di halaman Istana Gebang turut serta memeriahkan parade VW Sumpah Pemuda 2023. yek