wartadigital.id
Headline Sidoarjo Surabaya

Patroli Kian Gencar, Jalan yang Ditutup di Sidoarjo Bertambah

Informasi penutupan jalan masuk ke Sidoarjo.

SIDOARJO (wartadigital.id)–  Aparat kepolisian makin gencar melakukan penyekatan dan menggalakkan operasi yustisi guna mengurangi mobilitas selama penerapan PPKM Darurat di Sidoarjo.  Setelah baliho-baliho peringatan disebar oleh petugas, untuk mengurangi mobilitas masyarakat semakin banyak titik jalan yang ditutup.

Berbagai banner, baliho dan sebagainya dipasang di sejumlah titik utama. Seperti pusat keramaian, pertokoan, pasar dan jalan-jalan protokol. Pamflet-pamflet juga disebar oleh petugas.

“Penyebaran Covid-19 terus meningkat, jumlah pasien juga terus bertambah. Harapannya, dengan kepatuhan masyarakat yang baik selama pemberlakuan PPKM Darurat ini, kita bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus ini,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (7/7/2021).

Menurutnya, sosialisasi dan edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan oleh semua pihak. Sinergitas tiga pilar di seluruh wilayah sampai dengan tingkat desa juga diharapkan terus masif bergerak, untuk mengajak masyarakat agar mematuhi peraturan PPKM darurat, serta tetap disiplin protokol kesehatan.

“Semua pihak saling bersinergi, bersama mengajak masyarakat agar selalu disiplin protokol kesehatan. Ketika semua aturan dilaksanakan, kita optimis penyebaran Covid-19 di Sidoarjo bisa ditekan,” lanjutnya.

Patroli dan razia di pusat-pusat keramaian juga terus digalakkan. Rabu sore, terlihat puluhan petugas gabungan kembali menggelar razia di kafe-kafe yang berada di Kavling DPR.

Warga dan pengelola kafe di seputaran Transmart Sidoarjo yang ketahuan melanggar pun langsung ditilang. Hal serupa digelar di berbagai wilayah. Warung makan, resto, dan sebagainya yang ketahuan melanggar juga ditindak oleh petugas.

Tak hanya itu, pembatasan mobilitas masyarakat juga semakin masif. Lokasi penutupan jalan semakin banyak. Jika sebelumnya hanya di kawasan alun-alun, Rabu siang tadi terlihat juga dilakukan penutupan jalan di Buduran, tepatnya jalur menuju ke kota dialihkan ke Lingkar Timur.

Tambahan lagi, juga ada penyekatan di kawasan Candi. Kemudian di Cemengkalang dan beberapa titik lain. Termasuk perbatasan Sidoarjo – Pasuruan dan titik penyekatan di Waru.

Saat malam, mulai pukul 22.00 , sejumlah ruas jalan juga ditutup oleh petugas. Tak hanya itu, jalur yang ditutup itu lampu PJU-nya juga dimatikan. Pemandangan ini terlihat beberapa hari belakangan di kawasan Alun-alun Sidoarjo.

Kebijakan itu pun menuai pro kontra dari masyarakat. Ada yang setuju dan ada yang menganggap sia-sia. Karena ketika jalan ditutup, pengguna jalan tetap melanjutkan perjalanannya meski harus pindah ke jalur lain. hdi, sis, ins

Related posts

Hati-hati Long Covid-19, Begini Paparan Dokter Spesialis Paru RSUA

redaksiWD

Gubernur Khofifah Hadiri Pisah Sambut Pangkoarmada II di Atas KRI Bima Suci

redaksiWD

Gubernur Khofifah Ajak Jaga Bumi dan Lestarikan Lingkungan

redaksiWD