wartadigital.id
Headline Madura

Peringati Hari Bakti Adyaksa ke-61, Kejari Sampang Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis

WD/Joko Maulana
Layanan vaksinasi Covid-19 gratis kepada warga binaan kelas II B Sampang, Rabu (7/7/2021).

SAMPANG (wartadigital.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat dan Rutan Kelas II B Sampang menggelar layanan vaksinasi Covid-19 gratis kepada warga binaan kelas II B Sampang, Rabu (7/7/2021). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Bakti  Adyaksa ke-61.

Kegiatan vaksinasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang Imang Job Marsudi SH,MH. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Lapas Gatot Tri Raharjo, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Budi Darmawan, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Murdiyanto Setya Budi, Kepala Seksi Promosi Kesehatan Sampang Siti Hajar dan tim pelaksana vaksinasi dari Puskesmas Camplong dan Puskesmas Tanjung Sampang.

Tercatat ada 68 orang yang mengikuti vaksinasi. Namun setelah melalui serangkaian pemeriksaan oleh tim medis, hanya 55 orang yang lolos untuk mendapatkan vaksin. Sedangkan 4 orang ditunda karena alasan medis, sedangkan 9 orang menolak dengan alasan tertentu. “Ya memang masih ada yang menolak untuk divaksinasi hingga saat ini,” kata Imang Job Marsudi.

Karena itu dia mengimbau agar masyarakat tidak termakan berita hoaks yang beredar di media sosial terkait  vaksin Covid-19 yang membuat mereka ragu-ragu untuk divaksin. Dibutuhkan pemahaman dan pendekatan persuasif agar masyarakat mau divaksin apalagi saat ini penyebaran Covid-19 di Tanah Air makin masif seiring masuknya varian virus Covid-19 Delta dari India.

Sementara itu Budi Darmawan menambahkan sasaran vaksinasi adalah warga binaan di atas usia 18 tahun hingga lansia. Untuk mengikutinya cukup mudah, yaitu cukup membawa KTP dan memberikan satu nomor telepon aktif yang bisa dihubungi.

Karena saat ini PPKM Darurat tengah berlangsung dan keterbatasan jumlah nakes, maka peserta vaksinasi juga diatur. “Penyaringnya ya itu, yang mau vaksin adalah mereka yang memiliki KTP atau KK, dan menyesuaikan dengan situasi dan waktu juga karena keterbatasan petugas nakes yang ada,” jelas Budi Darmawan. jok

Related posts

KPK Temukan Pemborosan Rp 581 Miliar di Tubuh Kemensos

redaksiWD

Bantu Percepat Herd Immunity, Mahasiswa D3 Keperawatan Unair Jadi Relawan Vaksinasi

redaksiWD

SNMPTN 2021 Resmi Diumumkan, 110.459 Siswa Dinyatakan Lulus SNMPTN Secara Nasional

redaksiWD