Pemkab Sidoarjo Upayakan Pengobatan Lucky, Penderita TBC Menahun

Plt Bupati Sidoarjo Subandi mengunjungi Lucky Apriliasari (22) yang menderita TBC paru menahun, Jumat (31/5/2024).

 

SIDOARJO (wartadigital. id) – Pemkab Sidoarjo terus mengupayakan pelayanan kesehatan bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat, salah satunya adalah Lucky Apriliasari (22) yang menderita TBC paru menahun. Hal ini menjadi perhatian Plt Bupati Sidoarjo Subandi, dalam agenda rutin Hari Jumat Subandi turun langsung ke masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kali ini warga Desa Siwalanpanji, Buduran yang  menderita sakit TBC-Paru sudah menahun yang dikunjungi dengan didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Baznas Sidoarjo serta jajaran terkait dari Kecamatan dan desa setempat, Jumat (31/5/2024).

Kunjungan ini merupakan aksi gerak cepat pemerintah, dalam merespon setiap laporan yang masuk, yang membutuhkan uluran tangan pemerintah. Ia ingin memastikan langsung kondisi warga yang membutuhkan bantuan, serta menggerakkan instansi terkait untuk mencari solusi bersama.

Seperti halnya, warga yang dikunjungi hari ini, Lucky Apriliasari. Segera diupayakan solusi untuk pengobatan dan bantuan lainnya yang dibutuhkan.  “Saya menginstruksikan untuk pemerintah desa dan OPD terkait untuk segera memberikan bantuan pengobatannya agar segera sembuh, makanan sehari-hari, bantuan uang setiap bulan juga dalam kepengurusan BPJS untuk  masyarakat yang tidak mampu, “ jelasnya.

Ia mengimbau kepada kepala desa maupun camat untuk segera mengadakan sosialisasi program UHC.  Keikutertaan warga yang belum punya BPJS untuk segera diikutsertakan BPJS Prima. Pemkab Sidoarjo sudah menyiapkan anggaran UHC dengan harapan setelah pendataan ulang tidak ada lagi warga Sidoarjo yang tidak terkaver BPJS. “Jangan sampai warga yang kurang mampu tidak terkaver dalam BPJS. Program ini harus terus di galakkan dan sosialisasikan di setiap desa,  agar masyarakat  bisa memanfaatkan  aplikasi SIPRAJA, untuk bisa mengakses pelayanan BPJS juga , terutama masyarakat yang belum terkaver dalam BPJS Prima.

Sementara itu, menurut keterangan aparat Desa Siwalanpanji,  Luky ini telah menderita sakit TBC paru selama 3 tahun. Kondisinya semakin parah semenjak ditinggal suami meninggal karena kecelakaan kerja. Dia tidak mau makan  mengonsumsi obat.

Pemerintah Desa sudah melakukan upaya pengobatan, dari  awal keluhan batuk hingga menjalani pengobatan TBC selama 6 bulan  di Puskesmas Sidoarjo. Pernah dirujuk ke  RSUD Sidoarjo dengan menjalani pengobatan setiap 10 hari. sis

Pos terkait