Rizal Ramli Sindir Jokowi Mempreteli Demokrasi  dengan Menyiapkan Kerajaan Keluarga

Istimewa
Kaesang Pangarep dan Presiden Jokowi.

 

JAKARTA (wartadigital.id)  – Ada skenario besar yang disinyalir sedang dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam melanggengkan kekuasaan.

Bacaan Lainnya

Setelah skenario perpanjangan masa jabatan presiden gagal di tengah jalan, kini Presiden Jokowi diduga sedang membangun kerajaan keluarga dengan melibatkan anak-anaknya terjun ke dunia politik.

“Bukan hanya itu (memperpanjang masa jabatan), Jokowi sedang mempersiapkan kerajaan keluarga,” kata tokoh nasional Rizal Ramli, Jumat (27/1/2023).

Setidaknya, sudah dua anak Jokowi yang nyata-nyata bergelut di dunia politik, yakni Gibran Rakabuming Raka dan menantunya, Bobby Nasution. Terbaru, putera bungsunya juga dikabarkan berhasrat ingin terjun ke politik, yakni Kaesang Pangarep.

Rizal Ramli pun menyoroti manuver politik keluarga Presiden Jokowi ini yang dianggap mengangkangi demokrasi. Padahal, Jokowi bisa menjadi kepala negara karena demokrasi.

“Tidak pernah berjuang untuk demokrasi, (tapi) bisa jadi presiden karena demokrasi. Setelah berkuasa mempreteli demokrasi dan mempersiapkan kerajaan keluarga. Payah tidak memahami makna republik yang demokratis” sindirnya.

Diberitakan sebelumnya, Kaesang tertarik terjun ke dunia politik. Bahkan ketertarikan Kaesang ke dunia politik sudah disampaikan langsung ke ayahnya Presiden Jokowi dan kakak Gibran Rakabuming Raka.

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika sang adik ada ketertarikan terjun ke dunia politik. Ini disampaikan langsung Kaesang saat makan bareng bersama bapak.

“Kemarin bersama bapak tidak ada pembicaraan serius ke situ (pilgub), tapi lebih ke pembangunan saja. Tapi mungkin kemarin yang kita bicarakan di meja makan malah Kaesang. Dia secara terbuka menyampaikan ke saya dan bapak, ada ketertarikan ke politik,” kata Gibran, Selasa (24/1/2023).

Gibran bersama Presiden Jokowi merasa kaget dengan pernyataan Kaesang yang tertarik ke politik. Kaesang ingin membangun negara dan ikut membantu.

Ketika ditanya apakah akan terjun pada 2024 mendatang, Gibran tidak tahu. Karena baru dengar masalah itu kemarin. “Tidak tahu. Saya kan baru dengar kemarin,” sambung dia.

Menurutnya, biasanya tidak pernah membicarakan masalah itu. Tapi kemarin tiba-tiba malah bicara seperti itu. sua, set