wartadigital.id
Ekbis Headline

Solusi Pertanian RI, Bayer Ajukan Model Program Pemberdayaan Petani Lahan Kecil

Hingga Oktober 2021, Bayer Indonesia telah berhasil mendirikan 270 Better Life Farming Centers (BLFC) atau kios cerdas pertanian, yang 54 di antaranya dimiliki dan dikelola oleh wirausaha perempuan.

 

CIREBON (wartadigital.id) –  Bayer Indonesia, perusahaan global dengan kompetensi di bidang kesehatan dan pertanian, berpartisipasi dalam kegiatan Hari Pangan Sedunia ke-41 yang diselenggarakan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Cirebon Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, Bayer Indonesia mengajukan model program Better Life Farming sebagai solusi Pertanian Indonesia.

Model Better Life Farming diterapkan melalui tiga pendekatan utama, yaitu kemitraan dengan semua pemangku kepentingan di sepanjang rantai nilai, pengembangan sistem pendukung agro ekonomi melalui pembentukan one stop solution center bagi petani sebagai penggerak ekonomi desa, pemberdayaan petani melalui akses kepada teknologi pertanian mutakhir.

Kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia ini juga menandai pencapaian penting dari komitmen Bayer Indonesia untuk memberdayakan 4 juta petani lahan kecil hingga 2030. Bayer Indonesia mendorong partisipasi para pemangku kepentingan di sektor pertanian untuk mendukung penerapan model  Better Life Farming di Indonesia, demi mewujudkan tujuan Rencana Pembangunan Nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk mengentaskan kemiskinan, memberantas kelaparan, memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan rakyat serta mewujudkan kesetaraan gender.

Patrick Gerlich selaku Direktur PT Bayer Indonesia dan Country Commercial Lead Crop Science Indonesia & Malaysia menjelaskan dipandu oleh visi Bayer yaitu Health for all, Hunger for none pihaknya sangat menyadari peran vital petani sebagai garda terdepan penyedia pasokan pangan nasional.  “Oleh karenanya, kami percaya bahwa penting untuk memastikan petani memiliki akses terhadap teknologi pertanian yang mutakhir dan didukung oleh ekosistem bisnis rantai nilai yang berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya, Selasa (26/10/2021).

Hingga Oktober 2021, Bayer Indonesia telah berhasil mendirikan 270 Better Life Farming Centers (BLFC) atau kios cerdas pertanian, yang 54 di antaranya dimiliki dan dikelola oleh wirausaha perempuan. Keseluruhan BLFC ini tersebar di 63 kabupaten dan 7 provinsi, dan telah menjangkau 162.000 petani kecil.

Dari sisi pencapaian, program ini telah berhasil memberikan solusi holistik kepada petani dan petani perempuan, yaitu meningkatkan produktivitas tanaman rata-rata >20%, meningkatkan pendapatan petani rata-rata >25%, memperkuat ekonomi dan wirausaha desa, membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan yang melibatkan 4 lembaga keuangan, 7 off-taker, 1 asuransi pertanian, 3 penyedia layanan drone, serta retailer dan distributor Agri-Input.

“Dengan bergabung dalam program Better Life Farming, para petani akan dapat meningkatkan keterampilan mereka melalui pelatihan Praktik Pertanian yang Baik (Good Agriculture Practices) dan akses dukungan infrastruktur rantai nilai yang lengkap,” kata Patrick.

Selain itu, pihaknya menargetkan 20% dari penerima manfaat adalah petani perempuan yang dilibatkan melalui program gender smart training dan diberikan pengetahuan tentang kesehatan secara umum dan kesehatan perempuan khususnya. Tak hanya itu, pihaknya memiliki target untuk setidaknya 10% dari seluruh pemilik dan pengelola BLFC adalah perempuan. “Kami berharap program ini juga dapat mendukung peningkatan kualitas hidup para petani dan keluarganya, sehingga dapat terus memberikan kontribusi positif bagi industri pertanian Indonesia, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tambah Patrick.

Sementara itu Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Limpo yang hadir dan membuka  acara Hari Pangan Sedunia ke- 41 menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dijalankan oleh Bayer Indonesia. Ketahanan pangan selalu menjadi prioritas utama pembangunan nasional pada 2020-2024, dan petani memiliki peran besar dalam membantu memastikan ketersediaan bahan pangan dalam negeri.  “Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi program Better Life Farming yang dijalankan oleh Bayer. Model yang dijalankan dalam program tersebut telah terbukti berhasil memberdayakan petani, memastikan akses mereka terhadap jaringan rantai nilai dan menyediakan dukungan untuk kebutuhan petani dengan lebih terjangkau melalui one-stop solution center. Model seperti ini layak diimplementasikan di seluruh wilayah pertanian Indonesia,” katanya.

Pada November 2021, Bayer Indonesia akan meluaskan jangkauan program ke 3 kabupaten di Nusa Tenggara Timur, yaitu  Kupang, Belu dan Timor Tengah Utara. Khusus untuk NTT, Bayer akan menambahkan edukasi kesehatan reproduksi perempuan, keluarga berencana dan perawatan kesehatan mandiri bagi keluarga tani untuk menurunkan prevalensi stunting. set

Related posts

Layanan PCR Test Covid-19 dengan Standar Internasional Kini Hadir di Surabaya

redaksiWD

Tolak Pemecatan, Jokowi Minta KPK-BKN-Menpan Susun Skenario terhadap 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

redaksiWD

Beri Dukungan Agar Segera Sembuh, Eri Cahyadi Jenguk Pasien Covid-19 di HAH

redaksiWD