wartadigital.id
Headline Manca

Taliban Menggila, Sukses Rebut Kandahar dan Herat

Reuters
Humvee milik Pasukan Khusus Afghanistan hancur dalam bentrokan hebat dengan Taliban di Provinsi Kandahar Afghanistan.

 

KANDAHAR (wartadigital.id)  – Taliban mengklaim telah merebut Kandahar, kota terbesar kedua di Afghanistan. Jatuhnya kota ini  menjadi pukulan telak bagi pasukan pemerintah Afghanistan. Kelompok itu juga dilaporkan telah merebut Herat, Ibukota Provinsi Herat.

Mengutip para saksi, Associated Press melaporkan bahwa Taliban telah merebut kantor gubernur dan bangunan lainnya di Kandahar. Kandahar adalah Ibukota Provinsi Kandahar.

Para saksi menolak disebutkan namanya secara terbuka karena pemerintah belum mengakui kekalahan tersebut. “Kandahar benar-benar ditaklukkan. Mujahidin mencapai Lapangan Martir di kota,” tulis seorang Juru Bicara Taliban di Twitter yang dikutip AFP, Jumat (13/8/2021).

Seorang penduduk kota Kandahar juga mengonfirmasi bahwa Taliban mengendalikan kota itu. Sebelumnya, warga dan jurnalis lokal melaporkan bahwa Herat, kota terbesar ketiga di negara itu, telah jatuh ke tangan kelompok bersenjata Taliban. Jika jatuhnya dua kota itu terkonfirmasi, maka Taliban sudah merebut 12 ibukota provinsi di Afghanistan hanya dalam hitungan hari.

Pada Kamis, Ibukota Provinsi Ghazni, Ghazni, yang berjarak sekitar 130 km (80 mil) barat daya ibukota nasional Kabul, menjadi ibukota provinsi ke-10 yang jatuh ke tangan Taliban.

Dari 34 ibukota provinsi, sudah 10 yang terkonfirmasi jatuh ke tangan kelompok bersenjata tersebut. Jurnalis Al Jazeera, Charlotte Bellis yang melaporkan dari Kabul, mengatakan bahwa direbutnya Herat adalah “keuntungan besar” bagi Taliban, dan “kerugian besar” bagi pasukan pemerintah, ketika kelompok bersenjata itu melanjutkan kemajuan militernya di Afghanistan di tengah penarikan pasukan asing pimpinan Amerika Serikat (AS) setelah 20 tahun perang.

Sementara itu, sebuah sumber pemerintah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pemerintah Afghanistan telah menawarkan Taliban bagian kekuasaan agar kekerasan yang meningkat di negara itu berhenti. riz, sin, afp

 

Related posts

Akun Aktivis Anti Korupsi Kembali Diretas, Jika Dibiarkan Berarti Pemerintah Mendukung

redaksiWD

Justin Bieber Siap Rilis Album Baru, Justice

redaksiWD

Ingin Banggakan Orangtua

redaksiWD