wartadigital.id
Headline Manca

Banjir di Hubei Tewaskan 21 Orang, Empat Lainnya Hilang

Banjir besar di Tiongkok setelah hujan deras melanda dalam dua hari berturut-turut.

 

HUBEI (wartadigital.id) – Sedikitnya 21 orang tewas dan empat lainnya hilang akibat banjir yang melanda Provinsi Hubei Tiongkok setelah dilanda hujan deras dalam dua hari berturut-turut.

Sebanyak 8.000 orang terdampak  bencana banjir tersebut, demikian pernyataan pemerintah daerah setempat, Jumat (13/8/2021).

Curah hujan di Kabupaten Suixian pada Rabu (11/8/2021) pukul 09.00 waktu setempat (08.00 WIB) hingga Kamis (12/8/2021) pukul 09.00 mencapai 503 milimeter.

Tingginya curah hujan itu menyebabkan daerah di wilayah tengah daratan Tiongkok yang beribukota di Wuhan itu tergenang air dengan ketinggian rata-rata 3,5 meter. Petugas masih melakukan tindakan penyelamatan dan evakuasi warga terdampak banjir.

Lima kota di Provinsi Hubei kini berstatus “siaga merah” setelah hujan sangat deras memutus aliran listrik dan menghancurkan rumah-rumah warga. Tim penyelamat telah dikerahkan ke daerah-daerah terdampak, termasuk kota Suizhou, Xiangyang dan Xiaogan, kata Kementerian Penanggulangan Darurat Tiongkok.

Menurut media resmi China News Service, sebanyak 774 waduk di Hubei telah melampaui batas peringatan banjir pada Kamis (12/8/2021) waktu setempat. Cuaca ekstrem di provinsi tengah itu telah merusak lebih dari 3.600 rumah dan 8.110 hektare lahan pertanian dengan total kerugian diperkirakan 108 juta yuan (sekitar Rp 239,6 miliar).

Tiongkok secara berkala mengalami banjir dalam bulan-bulan berhujan di musim panas, namun otoritas telah memperingatkan bahwa cuaca ekstrem kali ini akan lebih sering terjadi akibat perubahan iklim. Sekitar 80.000 warga diungsikan di provinsi selatan Sichuan akhir pekan lalu dan rekor curah hujan di Henan bulan lalu menyebabkan banjir yang menewaskan lebih dari 300 orang. Badan Meteorologi Tiongkok memperingatkan bahwa badai petir besar kemungkinan akan berlangsung hingga pekan depan dan daerah di sepanjang sungai Yangtze rawan dilanda banjir. riz, cns, sua

Related posts

Solusi Kontruksi Ramah Lingkungan, SIG Luncurkan PwrPro

redaksiWD

1.930 Buruh Pabrik Rokok di Sidoarjo Terima BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

redaksiWD

Cukup Tunjukkan KTP, Mulai 1 April Warga Surabaya Bisa Mendapatkan Layanan Kesehatan

redaksiWD