
Tentara Afghanistan berjaga di tower keamanan di Pangkalan Udara Bagram. Pangkalan militer AS yang jadi penjara bagi para teroris ini kini dikuasai Taliban.
KABUL (wartadigital.id) – Taliban sudah menguasai Afghanistan. Pasukan NATO dan Inggris memastikan tidak akan kembali ke negara itu. Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace.
“Saya mengakui bahwa Taliban mengendalikan negara itu. Maksud saya, Anda tidak perlu menjadi ilmuwan politik untuk mengetahui di situlah kita berada,” kata Wallace, saat melakukan wawancara dengan Sky News.
Ditanya apakah pasukan NATO dan Inggris akan kembali ke Afghanistan untuk memerangi Taliban, dia mengatakan bahwa rencana tersebut tidak ada di atas meja.
Pernyataan Wallace ini sedikit berbeda dengan apa yang dia sampaikan beberapa waktu lalu. Di mana, dia mengatakan Inggris masih membuka kemungkinan mengirim pasukan ke Afghanistan, jika Al-Qaeda kembali muncul di negara itu.
Dalam wawancara itu, Wallace mengatakan bahwa pihaknya melakukan segala cara untuk mengevakuasi warga Inggris dan warga Afghanistan yang memiliki hubungan dengan Inggris.
“Target kami adalah sekitar 1.200 hingga 1.500 orang keluar per hari, sesuai dengan kapasitas pesawat kami dan kami akan menjaga arus itu,” katanya, seperti dilansir Al Arabiya , Senin (16/8/2021).
Inggris telah memindahkan kedutaannya ke bandara Kabul dari kota. Ditanya bagaimana perasaannya melihat bendera Taliban berkibar di atas bekas gedung kedutaan Inggris di Kabul, Wallace mengatakan itu adalah hal terakhir yang ingin dilihat oleh pihaknya.
Wallace menambahkan, ini belum waktu yang tepat untuk memutuskan apakah akan mengakui Taliban sebagai pemerintah Afghanistan yang sah atau tidak. “Saya pikir masih banyak lagi yang akan datang sebelum keputusan itu dibuat. Bukti-buktinya akan jelas dalam tindakan mereka daripada retorika mereka,” tukasnya.
Sebelumnya Taliban membebaskan sekitar 5.000 anggota kelompok teroris ISIS dan al-Qaeda dari penjara Bagram. Penjara itu berada di kompleks pangkalan militer Amerika Serikat di Afghanistan yang telah direbut kelompok tersebut.
Kelompok Taliban, melalui seorang juru bicaranya yang dikutip The Times, Senin (16/8/2021), mengatakan ribuan tahanan itu sedang dievakuasi ke tempat yang aman.
Seorang pejabat Afghanistan yang dikutip oleh AP mengatakan bahwa pasukan Afghanistan telah menyerahkan Pangkalan Udara Bagram kepada Taliban. Kepala Distrik Bagram Darwaish Raufi pada hari Minggu juga mengonfirmasi penyerahan pangkalan itu kepada Taliban.
Kelompok Taliban telah mengklaim kemenangan perang dengan mengumumkan perang Afghanistan telah berakhir. Klaim itu muncul tak lama setelah kelompok itu menduduki istana kepresidenan di Kabul pada Minggu petang. Istana diduduki setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri, yang dilaporkan menuju Tajikistan. riz, sin, alj, ap