Tasyakuran HUT Ke-80 RI: Jetis Kulon X Gelar Kreativitas, RT 07 RW 03 Jambangan Berlangsung Khidmat

Tasyakuran dan tirakatan peringatan HUT Ke-80 RI di Jetis Kulon X diwarnai pembagian hadiah lomba-lomba

SURABAYA (wartadigital.id) – Malam tasyakuran dan tirakatan memeringati HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu (16/8/2025) malam, menjadi salah satu aktivitas hampir semua pelosok negeri. Termasuk di kawasan
kampung di Surabaya.

Di lingkungan Jl Jetis Kulon 10, Wonokromo, Surabaya, misalnya, juga tak ketinggalan menggelar ‘Malam Tasyakuran dan Kreativitas Warga dan Pembagian Hadiah’ yang diikuti hampir semua warga setempat. Acara berlangsung di jalan kampung setempat dengan menggelar panggung dan beberan tikar da karpet lesehan bagi warga.

Bacaan Lainnya

Ketua RT 11 RW 04 Kelurahan Wonokromo, Joko Purwanto, ST, mengatakan, acara secara global berlangsung lancar dan tanpa kendala.

Ketua RT 11 RW 04 Jetis Kulon X Joko Purwanto ST saat membacakan sambutan Walikota Surabaya

Setidaknya ada dua sesi yakni sesi pertama meliputi doa bersama, kemudian sambutan Ketua RT 11 yang membacakan sambutan Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam malam tasyakuran kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 tahun 2025.

Kemudian sambutan sesepuh kampung dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh tamu undangan. “Itu merupakan acara inti atau pokok,” ujar Joko.

Setelah itu masuk ke sesi kedua yang menyuguhkan beragam kreativitas warga meliputi penampilan anak-anak warga setempat, dilanjutkan pembagian hadiah lomba anak-anak hingga dewasa. Berlanjut hingga acara selesai dan diakhiri ramah tamah dan pembagian makanan.

Warga Jetis Kulon X RT 11 RW 04 antusias dalam tasyakuran dan tirakatan

Menurut Joko, acara tasyakuran dan tirakatan itu merupakan rangkaian kegiatan memeringati HUT Ke-80 Kemerdekaan RI. “Banyak aktivitas dalam menyambut peringatan Kemerdekaan ini, mulai menghias kampung, aneka lomba mulai anak-anak hingga dewasa, kemudian bazar UMKM dan acara tasyakuran tadi malam,” kata Ketua RT 11 tiga periode itu, dikonfirmasi Minggu (17/8/2025) pagi.

Joko mengatakan, peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-80 tahun 2025 ini diadakan hampir sama dengan tahun 2024, tetapi lain dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk Malam Tasyakuran HUT Ke-80 Kemerdekaan RI ini diwarnai kreativitas warga serta pembagian hadiah lomba 17 Agustusan.

Dengan kreativitas warga ini harapannya, warga bisa mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai positif, dan terus berkarya yang terbaik bagi negeri inj. “Mari kita bersama-sama merenungkan kembali arti kemerdekaan bagi kita semua. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan kita sebagai bangsa yang merdeka,” ujarnya.

Berfoto bersama usai penyerahan hadiah lomba

Tantangan dari era modern ini tentunya berbeda dengan yang dihadapi oleh para pahlawan, namun semangat juang, kerja keras, dan rasa kebangsaan yang mereka tunjukkan tetap relevan dan harus menjadi inspirasi bagi warga semua, khususnya bagi generasi muda yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa.

“Kita harus mengingat bahwa kemerdekaan ini adalah amanah yang harus kita jaga dan isi dengan sebaik-baiknya. Sebagai generasi penerus, kita bertanggung jawab untuk terus membangun negeri ini menjadi lebih maju, adil, dan makmur
Saya percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan rasa cinta tanah air yang tinggi, kita semua bisa membawa Indonesia ke masa depan yang lebih cerah,” tuturnya.

Sederhana Tapi Khidmat dan Meriah

Sementara itu warga kampung RT 07 RW 03 Kelurahan Jambangan juga larut dalam kekhidmatan malam tirakatan dan tasyakuran. Warga RT 07 yang terbagi dalam tujuh klaster atau gang itu menggelar tirakatan dan tasyakuran di masing-masing wilayah.

Tokoh agama RT 07 RW 03 Jambangan H Abdul Kholiq (baju Koko putih) memimpin doa

Ketua RT 07 Sudjarwo, mengatakan, pihaknya harus adil membagi waktu untuk semua warga di tujuh klaster. “Walau sebentar, kami harus mengunjungi kegiatan mereka dan menyemangatinya agar tetap terjaga kerukunan dan keguyubannya,” kata dia.

Sudjarwo yang berdomisili di klaster Jambangan Tama, memberikan kata sambutan dan membacakan sambutan Walikota Surabaya saat tirakatan itu digelar. Berikutnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilanjutkan lagu Hari Merdeka, dan doa bersama yang dipimpin tokoh agama H Abdul Kholiq MZ..

Warga Jambangan Tama tampak khidmat dalam acara tasyakuran dan tirakatan

Usai acara inti dan pokok di klaster Jambangan Tama, Sudjarwo didampingi istri berkunjung ke enam klaster lainnya di lingkungan RT 07 RW 03 Kelurahan Jambangan, Kecamatan Jambangan.

Berbagai ragam acara untuk mengisi kegiatan setelah acara pokok malam tasyakuran dan tirakatan antara lain penyampaian materi menjelang camping bersama pada 23-24 Agustus di Bumi Perkemahan Mahanaim, Trawas.

Kaum lelaki juga khidmat mengikuti acara

Dilanjutkan bernyanyi bersama, ramah tamah dan aktivitas lainnya. Ada pula yang sekadar berdialog dan jagongan guna menghabiskan malam tirakatan hingga dinihari.

Dikatakan, meski inti acaranya sama yakni tasyakuran dan tirakatan memeringati Kemerdekaan RI Ke-80, namun masing-masing klaster menggelarnya dengan citarasa yang berbeda. Terutama untuk makanan ada yang prasmanan, tumpengan dan lainnya. edt

Pos terkait