Tekan Angka Stunting, Ketua TP PKK Jatim Ajak Gencarkan Program SOTH dan Selantang

Ketua TP PKK Arumi Bachsin saat membuka Pertemuan Advokasi dan KIE Promosi Pengasuhan 1.000 HPK.

 

SURABAYA (wartadigital.id) – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak Ketua TP PKK Kab/Kota di Jatim untuk menggencarkan program kerja Sekolah Orangtua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang). Dengan harapan dapat menurunkan angka stunting di Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Bukan tanpa alasan, untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada 2045 mendatang, pemerintah pusat telah menetapkan target untuk menurunkan angka stunting nasional di level 14% pada 2024. Target tersebut, ditegaskan Ketua TP PKK Arumi, tidak akan bisa tercapai tanpa ada sinergitas dan peran serta dari seluruh stakeholder .

“Walau kita masih pada angka 23,5%, namun saya optimistis bahwa bersama-sama kita bisa mencapai target 14% di 2024 mendatang. Dengan mengacu pada tren hasil positif yang telah dicapai selama ini,” ungkap Ketua TP PKK Arumi Bachsin saat membuka Pertemuan Advokasi dan KIE Promosi Pengasuhan 1000 HPK melalui Pembentukan SOTH dan Selantang oleh Kantoer Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim di Hotel Grand Dafam Surabaya, Senin (24/10/2022).

Oleh sebab itu, sebagai langkah konkret, Pemprov Jatim bersama BKKBN Kanwil Jatim telah menginisiasi dua program serta Pilot Project nya yaitu SOTH dan Selantang di tiga wilayah di Jawa Timur.

Lebih lanjut istri Wakil Gubernur Jatim tersebut mengaku optimistis bahwa kedua program tersebut bisa memberikan impact atau dampak yang signifikan terhadap penurunan Stunting di Jatim.

“Melalui dua program tersebut, mereka (para peserta SOTH dan Selantang) bisa merupakan Support System ataupun sebagai orangtua anak itu sendiri,” tutur Arumi.

Melalui dua program tersebut, diharapkan bisa menghasilkan orangtua-orangtua dan Support System yang lebih aman dan cerdas bagi anak. Utamanya dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sang anak.

Hal ini tidak lain adalah untuk meningkatkan Kualitas Hidup dan Sumber Daya Manusia di Indonesia. Sehingga, secara tidak langsung, peningkatan kualitas pada 1.000 HPK akan membantu mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada 2045 mendatang.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Maria Ernawati serta jajaran Ketua TP PKK Kab/Kota seluruh Jawa Timur. pri