
KABUPATEN KEDIRI (wartadigital.id) – Tim Fisika Universitas Airlangga (Unair) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (pengmas) di SMA Negeri 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Jumat (19/7/2024). Pengmas kali ini mengambil tema “Pelatihan Penggunaan Energi Alternatif Solar Cell untuk Smart Lighting bagi Siswa SMA Negeri 1 Plosoklaten.”
Tim pengmas ini diketuai oleh Dr Imam Sapuan MSi. Dalam sambutannya, Dr Imam menjelaskan Indonesia adalah negara dengan kekayaan sumber daya energi yang melimpah karena letaknya di sekitar garis khatulistiwa. Potensi energi terbarukan di Indonesia meliputi hidrotermal, panas bumi, energi surya, dan lain sebagainya.
Namun, pemanfaatan sumber daya energi terbarukan ini masih belum optimal. Konsumsi energi di Indonesia masih bergantung pada bahan bakar fosil. Selain itu, kesadaran masyarakat tentang penggunaan energi terbarukan juga masih kurang. Jika hal ini terus berlanjut, Indonesia akan sulit mencapai kedaulatan energi nasional.
Dengan kondisi ini, menurutnya pemanfaatan energi terbarukan sangat penting, khususnya energi surya untuk wilayah dengan pancaran sinar matahari konstan sepanjang tahun. Karena energi surya bisa diubah menjadi energi listrik dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini dilakukan oleh Fisika Unair untuk mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7, yaitu Affordable and Clean Energy,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (20/7/2024).
Kegiatan pengmas ini terdiri dari pemaparan materi dan demonstrasi alat. Para peserta kegiatan adalah siswa-siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 1 Plosoklaten. Materi pertama, yang dibawakan oleh Dr Khusnul Ain, terkait dengan konsep pembangkitan energi listrik pada sel surya dan perkembangannya.
Materi kedua, yang disampaikan oleh Yhosep Gita Yhun Yuwana MT mengenai pengenalan komponen elektronika untuk menunjang otomatisasi pemanfaatan energi alternatif dari sel surya untuk smart lighting.
Materi ketiga, yang dibawakan oleh Dr Imam Sapuan, adalah tentang pembuatan sistem smart lighting berbasis sensor cahaya dan sel surya. Pemaparan materi dimoderatori oleh Dr Angga Dito Fauzi.
Setelah seluruh materi diberikan, para peserta diajak merangkai sistem smart lighting menggunakan sel surya. Kegiatan ini dipandu oleh Dr Herri Trilaksana, Dr Soegianto Soelistiono, dan Pujiyanto MS dan dibantu oleh beberapa mahasiswa Fisika Unair.

Kepala SMA Negeri 1 Plosoklaten, Sudjiono MPd mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pengmas Fisika Unair kali ini sudah sangat bagus. “Kegiatan seperti ini (pengmas) harus didukung dalam rangka untuk meningkatkan keilmuan siswa-siswi SMA dan menumbuhkan minat mereka untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi,” ujarnya.
Dia berharap agar dosen-dosen dari perguruan tinggi bisa mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan promosi perguruan tinggi.
Sejumlah peserta kegiatan pengmas, di antaranya Fathan dan Salma, menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan. Mereka berharap agar pemanfaatan energi surya menggunakan solar cell bisa dikembangkan di tempat umum untuk menghemat konsumsi listrik berbasis bahan bakar fosil. nti