wartadigital.id
Headline Nasional

TKA Tak Bisa Lagi Masuk Indonesia Mulai 21 Juli 2021

Menkumham Yasonna Laoly

JAKARTA (wartadigital.id)  – Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru. Per 21 Juli 2021, tenaga kerja asing (TKA) tidak lagi diperbolehkan masuk ke Indonesia.

Kebijakan itu tertuang dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pembatasan Orang Asing Masuk ke Wilayah Indonesia Dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Aturan tersebut melarang pekerja asing yang sebelumnya datang ke Indonesia sebagai bagian dari proyek strategis nasional tak lagi bisa masuk ke Tanah Air.

Orang asing yang bisa masuk ke Indonesi dibatasi. Yakni, pemegang Visa Diplomatik dan Visa Dinas, pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Izin Tinggal Dinas, pemegang Izin Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Tetap. Lalu orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan, serta awak alat angkut yang datang dengan alat angkutnya.

Itu disampaikan Menkumham Yasonna Laoly dalam keterangannya, Rabu (21/7/2021). “Dengan demikian, tenaga kerja asing yang sebelumnya datang sebagai bagian dari proyek strategis nasional atau dengan alasan penyatuan keluarga kini tak bisa lagi masuk ke Indonesia sebagaimana diatur dalam peraturan ini. Perluasan pembatasan orang asing yang masuk ke Indonesia ini dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19,” kata Yasoona.

Peraturan baru ini sekaligus menggantikan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 ini, sambung Yasonna, tak lepas dari koordinasi dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. “Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 tak lepas dari kesepakatan dengan Kemenlu dan perubahannya dari Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 juga melibatkan staf Kemenlu dan Kemenhub,” jelasnya.

Koordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait ini, lanjutnya, juga dilakukan soal orang asing yang masih boleh masuk ke Indonesia sesuai aturan yang baru. Misalnya koordinasi dengan Kemenlu bila ada diplomat yang hendak masuk ke Indonesia dalam rangka tugas.

“Adapun orang asing yang masuk dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Permenkumham Nomor 27 Tahun 2021 juga harus lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari kementerian atau lembaga yang menyelenggarakan fungsi penanganan Covid-19,” pungkasnya.

Sebelumnya Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban mengaku sangat miris dan prihatin di saat krisis pandemi Covid-19 tapi TKA khususnya dari Tiongkok yang  masih dipersilakan masuk ke Indonesia. Padahal saat ini jumlah pengangguran di Indonesia sangat besar yakni 7,8 juta dan setiap tahun bertambah 2 jutaan pengangguran.

“Ini kan suatu keanehan. Kalaupun mereka (TKA) mau bekerja, bekerja di mana di saat tenaga kerja Indonesia banyak yang dirumahkan bahkan di PHK, ada yang tidak digaji full. Ada apa ini?” tanya Elly Rosita Silaban.

Elly menuturkan, saat ini masyarakat dunia dan tidak terkecuali Indonesia dihantui oleh Covid-19. Oleh karena itu siapa yang dapat menjamin TKA yang datang ke Indonesia tidak menularkan Covid-19. Patut dipertanyakan juga bagaimana proses TKA tersebut bisa masuk ke Indonesia dan ingin bekerja di saat krisis wabah virus Corona sedang melanda Indonesia dan dunia.

Elly menegaskan, masuknya TKA saat ini akan menjadi persoalan baru di Indonesia. Apalagi, TKA juga akan mengambil tempat para buruh Indonesia. Padaha di saat yang sama WNI juga kehilangan pekerjaan akibat wabah virus Corona. Ironisnya lagi, di saat ada kebijakan PPKM Darurat  agar semua warga tetap di rumah tapi ada pengecualian “kebebasan” TKA masuk Indonesia.

“Pemerintah harus bersikap tegas dengan melakukan tindakan dan deportasi TKA. Jika tidak ada tindakan, maka masyarakat akan menduga bahwa pemerintah selalu membohongi rakyat dengan keluar masuknya TKA yang sangat meresahkan terutama bagi buruh/pekerja karena dianggap mengambil tempat para pekerja Indonesia,” ujarnya.

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) DPC DKI Jakarta Alson Naibaho mengatakan  miris memang di saat kondisi negara bahkan dunia sedang berjuang melawan Covid -19, dan situasi ini berdampak kepada semua sektor, terutama sektor ketenagakerjaan yang sangat berdampak. Akibatnya saat ini puluhan ribu tenaga kerja Indonesia mengalami PHK dan dirumahkan.

“Sangat disayangkan dalam situasi seperti ini justru ditemukan masuknya puluhan TKA ke Indonesia di sejumlah daerah,” paparnya.

Alson menyarankan, para TKA tersebut tidak hanya dikembalikan ke negara asal. Tetapi juga harus menindak oknum-oknum di balik kejadian masuknya TKA. Karena tidak mungkin TKA bisa masuk ke Indonesia tanpa ada yang memfasilitasi.  “Diduga ada oknum yang jadi backing TKA. Karena logikanya tidak mungkin TKA bisa sampai masuk ke Indonesia jika tidak ada yang memfasilitasi,” tegasnya. set, pjk

Related posts

Walikota Malang Ingatkan Keonaran,  Awasi Ketat PPDB 2021

redaksiWD

Tumbuh 20%, Tabungan Siklus Bank Jatim Mampu Gaet 456 Ribu Nasabah

redaksiWD

Arumi Bachsin Ajak Dekranasda Bojonegoro Tingkatkan Kualitas Produk

redaksiWD