TP PKK Kabupaten Probolinggo Ajak Pelajar Kecamatan Gending Peduli Lingkungan Pesisir

Kerja bakti difokuskan pada pembersihan sampah dan penataan area pantai sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir

PROBOLINGGO (wartadigital.id) – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE, MM bersama siswa-siswi SMPN 1 Gending melaksanakan kegiatan Kurve Jumat Sae Gas Mass di kawasan Pantai Utara Gending (Muara Gending), Jumat (17/4/2026).

Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan pesisir ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto bersama jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Bacaan Lainnya

Kurve atau kerja bakti tersebut difokuskan pada pembersihan sampah dan penataan area pantai sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kokurikuler siswa SMPN 1 Gending yang mengedepankan edukasi kepedulian lingkungan.

Kepala SMPN 1 Gending Nur Saidah menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah awal dalam menanamkan kesadaran lingkungan kepada para siswa melalui aksi nyata di lapangan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kokurikuler yang diawali dengan edukasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perikanan. Tujuannya agar siswa memiliki kepedulian dalam menjaga lingkungan pesisir,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemkab Probolinggo, khususnya Sekda Ugas dan Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM., bersama Sekretaris 1 TP PKK Rita Erik Ugas Irwanto menyapa pelajar

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai gerakan bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian pantai,” tambahnya.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Marisa menegaskan pentingnya menanamkan budaya cinta lingkungan sejak dini kepada generasi muda.

“Kegiatan ini sangat positif dan membawa manfaat besar, khususnya bagi lingkungan pesisir. Anak-anak perlu dibiasakan peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Namun demikian, Ning Marisa mengingatkan agar siswa tetap menyeimbangkan antara kegiatan lingkungan dengan kewajiban utama sebagai pelajar. “Cinta lingkungan itu penting, tetapi kegiatan belajar juga tidak boleh berkurang. Keduanya harus berjalan seimbang,” katanya.

Ning Marisa berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah pesisir lainnya di Kabupaten Probolinggo.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat dan memberikan manfaat bagi kehidupan,” ujarnya. pbo, oli

Pos terkait