
LUMAJANG (wartadigital.id) – Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menekankan pentingnya membangun budaya hidup sehat sejak dini melalui gerakan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 88. Pernyataan ini disampaikan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42, Jumat (26/9/2025), yang digelar secara virtual bersama Gubernur Jawa Timur.
Agus menjelaskan, SKJ 88 bukan sekadar olahraga massal, tetapi juga simbol pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik rutin untuk menjaga kesehatan jangka panjang.
“Ibu Gubernur mendorong kita untuk menghidupkan kembali SKJ 88 agar masyarakat Jawa Timur, termasuk Lumajang, terus sadar akan pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan jangka panjang,” ujarnya.
Menurut Agus, kegiatan sederhana seperti senam pagi memiliki efek ganda: meningkatkan kebugaran fisik sekaligus menanamkan kesadaran hidup sehat di masyarakat. Ia menekankan bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab individu, tetapi memiliki dampak sosial yang luas ketika diterapkan secara kolektif.
“Sehat itu harus dimulai dari diri sendiri. Tidak ada orang lain yang bisa menjaga kita kecuali diri kita sendiri. Dengan rutin bergerak, kita membangun fondasi kesehatan yang kuat sejak dini, yang akan berdampak positif bagi keluarga dan masyarakat luas,” tambah Agus.
Sekda Lumajang juga menekankan relevansi kegiatan ini di tengah tantangan kesehatan, terutama saat menghadapi musim pancaroba. Menurutnya, kebugaran fisik yang terjaga akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga masyarakat lebih siap menghadapi perubahan cuaca dan risiko penyakit.
Melalui partisipasi ASN Pemkab Lumajang dalam senam SKJ 88, Agus berharap pesan budaya hidup sehat dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk sekolah, komunitas, dan keluarga.
“Dengan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas, masyarakat tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga lebih produktif dan tangguh menghadapi tantangan sehari-hari,” katanya.
Peringatan Haornas ke-42 di Lumajang ini menegaskan bahwa SKJ 88 memiliki nilai edukatif dan sosial yang kuat, sekaligus menjadi medium membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya hidup sehat sebagai investasi jangka panjang bagi setiap warga. uja