Polytron ‘Bake It Happen’ Berdayakan Perempuan Lewat Kreasi Baking Estetik

Polytron bersama Finalis MasterChef Indonesia Season 2, Chef Beng Budiarso, resmi meluncurkan program pemberdayaan “Bake It Happen” di Jakarta, Selasa (5/4/2026) hari ini.

JAKARTA (wartadigital.id) –  Mengubah area dapur menjadi sumber penghasilan kini bukan lagi sekadar impian bagi para perempuan. Menangkap besarnya potensi bisnis baking rumahan, Polytron bersama Finalis MasterChef Indonesia Season 2, Chef Beng Budiarso, resmi meluncurkan program pemberdayaan “Bake It Happen” di Jakarta, Selasa (5/4/2026) hari ini.

Inisiatif ini dirancang khusus untuk mendobrak keraguan perempuan dalam merintis usaha mandiri melalui workshop interaktif pembuatan Dessert Box Batik Cake, sekaligus mengedukasi bagaimana kombinasi kreativitas dan dukungan teknologi oven listrik Polytron mampu menghasilkan kreasi estetik yang konsisten dan bernilai ekonomi tinggi.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan tren saat ini, bisnis roti dan kue rumahan menurut Kemenkop mencatatkan pertumbuhan pesat hingga 10% setiap tahunnya dengan potensi pasar mencapai Rp 14 triliun. Angka ini membuka pintu lebar bagi women entrepreneurship, mengingat sekitar 64,5% UMKM di Indonesia saat ini digerakkan oleh perempuan. Polytron melihat bahwa dengan edukasi dan peralatan yang tepat, kegiatan baking di rumah dapat menjadi langkah awal yang solid untuk mandiri secara finansial.

Hal ini sejalan dengan riset terbaru Polytron bersama Populix berjudul “UMKM Naik Level”, bahwa 80% UMKM adalah kaum perintis, dan 57% termotivasi oleh keinginan untuk mandiri secara finansial. Berdasarkan data lanskap UMKM, 57% pelaku usaha perintis memulai langkahnya dari keinginan kuat untuk mandiri secara finansial. Menangkap besarnya dorongan kemandirian ini dipadukan dengan potensi pasar bisnis roti rumahan yang mencapai Rp 14 triliun acara ini menjadi peluang yang tepat bagi para perempuan.

Tantangan Memulai Usaha dari Dapur

Meski menjanjikan, memulai usaha baking dari rumah bukan tanpa halangan. Dalam sesi workshop interaktif berkonsep “Cantik Tampilannya, Manis Bisnisnya,” Chef Beng Budiarso membedah kendala utama yang sering membuat para perempuan ragu untuk melangkah.

“Tantangan terbesar bagi home baker pemula biasanya bukan sekadar resep, melainkan rasa percaya diri untuk mencapai konsistensi,” ujar Chef Beng.

Pemateri dalam workshop interaktif pembuatan Dessert Box Batik Cake foto bersama.

Dikatakannya sering kali mereka khawatir kuenya bantat, matang tidak merata, atau bingung mencari unique selling point di tengah pasar yang kompetitif. Membangun identitas produk itu penting, tetapi menjaga kualitas produk setiap kali baking adalah kuncinya. Di sinilah pemilihan peralatan yang tepat menjadi investasi awal yang sangat krusial. “Alat yang kurang mumpuni seringkali membuat hasil baking tidak konsisten, yang ujung-ujungnya membuang bahan baku dan merugikan secara modal,” kata Chef Beng.

Menjawab keresahan teknis tersebut, Polytron menghadirkan lini oven listrik yang dirancang layaknya asisten dapur andal untuk mendukung kelancaran produksi skala rumahan. Setiap tantangan dalam proses baking dijawab langsung melalui deretan fitur unggulan yang memudahkan para pengusaha perempuan di antaranya konsistensi suhu dan kematangan, efisiensi waktu produksi, kemudahan mengembangkan adonan hingga hemat biaya operasional. “Melalui Bake It Happen, kami berharap dapat mendampingi langkah awal perempuan Indonesia dalam mengeksplorasi potensi diri,” ungkap Product Specialist Home Appliances Polytron, Felita Septian Giovani.

Dikatakan Felita, pihaknya percaya bahwa berbekal kreativitas dan dukungan teknologi oven listrik Polytron yang andal, setiap perempuan mampu mengubah hobi di rumah menjadi peluang usaha yang memberdayakan dan menguntungkan. nti

 

Pos terkait