Desa Mojoseto-Nganjuk Gencarkan Pencegahan Kenakalan Remaja melalui Edukasi Narkoba

Edukasi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja di lingkungan desa

NGANJUK (wartadigital.id) – Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan peredaran narkoba di lingkungan desa, Pemerintah Desa Mojoseto mengadakan sosialisasi bertema “Waspada Narkoba di Sekitar Kita” pada Sabtu (21/12/2024).

Acara yang berlangsung di Balai Desa Mojoseto ini menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nganjuk, Muhlis Ariyanto, dan dihadiri oleh Perangkat Desa Mojoseto, remaja, serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Mojoseto, Jarwo, dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengenai bahaya narkoba. “Kami ingin memastikan bahwa remaja di Mojoseto memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Dalam paparannya, Muhlis menjelaskan berbagai jenis narkoba yang sering beredar di masyarakat, mulai dari yang paling umum seperti ganja, sabu-sabu, dan ekstasi, hingga obat-obatan terlarang yang sering disalahgunakan seperti tramadol dan pil koplo. Ia juga memberikan informasi tentang modus operandi pengedar yang kerap menyasar remaja sebagai target.

“Narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga mental dan masa depan penggunanya. Banyak remaja terjebak karena ketidaktahuan mereka akan bahaya narkoba dan sanksi yang mengintai,” katanya.

Selain itu, Muhlis juga menyampaikan tentang sanksi hukum bagi pengguna dan pengedar narkoba sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika :

– Pengguna narkoba terancam hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara.

– Pengedar dan bandar narkoba dapat dijerat dengan hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati, tergantung pada jumlah barang bukti yang ditemukan.

“Tidak ada toleransi bagi pengedar narkoba. Kita harus tegas dalam melindungi generasi muda dari ancaman ini,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, Kades Jarwo berharap bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman bagi perkembangan generasi muda. “Sekaligus memperkuat sinergi dengan BNN Kabupaten Nganjuk dalam upaya memberantas narkoba di tingkat desa,” kata dia. aju, ins

Pos terkait