FTMM UNAIR dan UniMAP Gelar Joint Conference ICATAM BOND21

Prof Retna Apsari sebagai salah satu keynote speaker dalam ajang Joint Conference ICATAM–BOND21 pada 30 September hingga 1 Oktober 2026.

SURABAYA (wartadigital.id) – Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Institute of Nanoelectronic Engineering (INEE), Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), yang diketuai oleh Ir. Asif Ali Zamzami SST, MSc, PhD dan didampingi oleh PIC Wakil Dekan III FTMM Prastika Krisma Jiwanti SSi, MScEng, PhD serta Prof Ir Dr Mohd Khairuddin Md Arshad dari pihak INEE, menyelenggarakan Joint Conference ICATAM–BOND21 pada 30 September hingga 1 Oktober 2026.

Seluruh delegasi FTMM foto bersama.

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan ICATAM (International Conference on Advanced Technology and Multidiscipline) ke-5, yang pada tahun ini diselenggarakan di Malaysia melalui kolaborasi bersama BOND21, Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Pertemuan berlangsung di Hotel Tenera, Bangi, Malaysia, dengan mengusung tema “Nanoscience and Nanoengineering for Nation’s Growth and Sustainability.”

Bacaan Lainnya

FTMM menghadirkan Prof Dr Ir Retna Apsari MSi, IPM ASEAN Eng sebagai keynote speaker. Pembicara utama lainnya adalah Prof Dr Mohd Rafie dari Universiti Malaya, Dr Ghadah H Alwan dari Scientific Research Commission Baghdad,  Prof Dr Husin Alatas dari IPB University serta Assoc Prof Dr Ir Ahmad Mukifza Harun dari Ministry of Science, Technology and Innovation (MOSTI) Malaysia.

Foto bersama peserta delegasi FTMM penerima award.

Prof Retna Apsari memaparkan materi tentang Surface Plasmon Resonance Sensors: A Future Sensing Technology in Medical and Industrial Applications. “Sensor ini dapat dikolaborasikan multidisplin dan mempunyai berbagai keunggulan, di antaranya adalah bersifat non onvasif, non destruktif, non ionisasi, sangat teliti dan bersifat real time,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Surabaya, Jumat (2/10/2026) petang.

Sebanyak 16 dosen FTMM turut berpartisipasi dalam konferensi ini, yang berasal dari Program Studi Teknik Elektro, Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, Rekayasa Nanoteknologi, serta Teknik Industri. Konferensi ini juga diikuti oleh 6 mahasiswa FTMM, terdiri atas lima mahasiswa Program Studi Rekayasa Nanoteknologi dan satu mahasiswa Program Studi Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan, serta satu alumni dari Program Studi Rekayasa Nanoteknologi.

Dalam pelaksanaannya, Dr Raden Joko Kuncoroningrat Susilo MSi, selaku perwakilan dosen Program Studi Rekayasa Nanoteknologi, berhasil meraih penghargaan Best Paper yang berjudul Formulation of Bilayer Nano-Oleogel from Olive Oil with Lecithin–Pectin Encapsulation and Its Physicochemical Characterization. Bintang Adji Notodidjojo ST, alumni Program Studi Rekayasa Nanoteknologi, berhasil meraih penghargaan Best Presenter melalui paper berjudul “Endothelin-1 Across the Stroke Continuum: An Underexplored Opportunity for Electrochemical Aptasensing and Monitoring.”

Pelaksanaan ICATAM diharapkan tidak hanya menjadi wadah untuk diseminasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi internasional antara FTMM Universitas Airlangga dan INEE, Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dan seluruh perguruan tinggi dan institusi yang mengikuti konferensi.

Ke depan ICATAM diharapkan menjadi salah satu program strategis FTMM UNAIR untuk penguatan kerjasama internasional berkelanjutan, dengan mengangkat tema-tema yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, serta membuka peluang kerjasama mitra baru dalam bidang penelitian, publikasi, inovasi, hilirisasi riset, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. nti

 

Pos terkait