Gandeng Laboratorium Pacar, Masjid Sabiilus Salam Gelar General Medical Check Up Murah

Ketua Yayasan Sabiilus Salam Bambang Tjahyono (baju hitam) memberikan pengarahan kepada peserta kegiatan general medical check up, Minggu ( 22/6/2025) pagi.

SURABAYA (wartadigital.id)  – Untuk pertamakalinya Masjid Sabiilus Salam di Jl Nginden Intan Raya Surabaya menggelar kegiatan  medical check up. Bekerjasama dengan Laboratorium Pacar Surabaya, Yayasan Sabiilus Salam – yang menaungi Masjid Sabiilus Salam- menggelar general medical check up, Minggu ( 22/6/2025) pagi.  Pemeriksaan kesehatan dimulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.

Dalam pemeriksaan kesehatan ini peserta mendapat medical check up lengkap. Mulai dari darah lengkap, urine lengkap, fungsi liver, fungsi ginjal, gula darah, lemak lengkap, imunologi, pemeriksaan jantung, elektrolit.

Bacaan Lainnya
Bekerjasama dengan Laboratorium Pacar Surabaya, Yayasan Sabiilus Salam – yang menaungi Masjid Sabiilus Salam- menggelar kegiatan general medical check up, Minggu ( 22/6/2025) pagi.

Yang istimewa, cek medis lengkap ini diberikan dengan biaya sangat terjangkau. Cek medis lengkap yang biayanya bisa mencapai Rp 1,2 juta bahkan lebih, dalam pemeriksaan hari ini hanya dipatok Rp 275 ribu.

Sebanyak 100 lebih warga ambil bagian dalam kegiatan ini. Mayoritas mereka tinggal di sekitar masjid di Jl Nginden Intan Raya. Beberapa di antaranya bahkan  datang dari Gresik, beberapa pensiunan Petrokimia yang datang bersama keluarganya.

Ketua Yayasan Sabiilus Salam Bambang Tjahyono mengatakan kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat  memastikan kondisi kesehatannya dan mengantisipasi adanya gejala penyakit. Melalui prosedur general check up bisa diketahuI kondisi berbagai organ tubuh. Contohnya dengan mengecek fungsi jantung, pemeriksaan gula darah, tes urine, ginjal, hingga kadar kolesterol. Hasilnya mampu mendeteksi adanya masalah kesehatan agar bisa melakukan perawatan lanjutan.  “Sayangnya meski kaya manfaat,  masyarakat jarang bahkan ada yang tidak pernah cek kesehatan hanya karena terkendala biayanya yang mahal, ” ujar mantan Direktur Utama PT Pupuk Kujang ini.

Dengan menggandeng Laboratorium Pacar, lanjut Bambang, Yayasan Sabiilus Salam mengatasi kendala biaya ini dengan menggelar cek medis dengan harga terjangkau. “Kegiatan ini baru pertama kali kami gelar, semoga dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatannya secara menyeluruh, bisa mendeteksi penyakit serius sedini mungkin sehingga warga juga bisa segera melakukan perawatan lanjutan  atau lebih sadar kesehatan,” kata mantan Direktur Pemasaran Petrokimia ini.

Antre rekam pemeriksaan jantung.

Sementara itu Direktur Laboratorium Pacar, Maria Carolina mengatakan meski menggelar cek medis dengan biaya terjangkau,  laboratorium miliknya sangat mengutamakan keakurasian hasil. “Karena itu kelengkapan seperti peralatan laboratorium betul-betul sangat kami perhatikan,” katanya.

Dalam melayani cek medis, Laboratorium Pacar juga memiliki tenaga dokter yang bertugas membacakan hasil lab. “Kalau ada pasien yang butuh tindakan lebih lanjut biasanya akan diberikan konsultasi lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan mereka, contohnya terkait kondisi jantung,” paparnya.

Maria mengatakan general medical check up penting dilakukan. Tujuannya adalah mengetahui keadaan terkini dan mendeteksi secara dini apabila ada gejala penyakit atau penurunan kesehatan.  Dari pengalaman menggelar kegiatan general medical check up di sejumlah tempat, Maria mengatakan tidak semua warga yang ikut dalam kondisi kesehatan bermasalah. “Malah banyak di antara mereka yang ingin memeriksakan kesehatan meski tidak sakit. Karena mereka sadar, investasi tidak hanya berupa properti, keuangan namun juga investasi kesehatan.  Melakukan investasi kesehatan tidak hanya sekadar upaya pencegahan penyakit, tetapi juga merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh ,” kata Maria.

Pengambilan darah.

Sementara itu, Nadya (58) salah satu warga Semolowaru mengaku tertarik ikut kegiatan general medical check up di Masjid Sabillus Salam karena harganya terjangkau. “Selama ini mau ikut cek up kesehatan, tapi setelah tanya sana sini kok biayanya mahal. Bahkan cek kesehatan yang sama dengan yang digelar di masjid ini, biayanya di luar minimal sudah Rp 1,5 juta. Karena biayanya di masjid terjangkau, saya mau ikut,” katanya.

Sedangkan Anto (47) warga Bratang mengaku baru pertama ikut kegiatan general medical check up. Mumpung harga terjangkau, dia ingin memastikan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan, baik anggota tubuh, organ dalam hingga fungsi vital lainnya. “ Melalui prosedur ini bisa membantu kita mendeteksi masalah di organ tubuh yang dapat mengarah pada penyakit serius, karena ada tes denyut jantung, pemeriksaan urine dan sebagainya. Bagi saya itu informasi ini penting, agar saya juga bisa memperbaiki rapor kesehatan dan mengubah gaya hidup,” katanya.

Anto mengusulkan, agar kegiatan serupa terus digelar Masjid Sabiilus Salam. Misalnya bisa setahun dua kali, tentunya dengan biaya terjangkau seperti saat ini. nti

Pos terkait