
TUBAN (wartadigital.id)– Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini tampak dalam gelaran Festival Alam Lestari yang diinisiasi Ronggolawe Press Solidarity (RPS) di Sendang Kalangan, Desa Montong Sekar, Kecamatan Montong, Minggu (19/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, bersama unsur Forkopimda, Forkopimca Montong, pemerintah desa, serta dukungan dari berbagai perusahaan dan komunitas. Festival ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah, insan pers, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono menyampaikan apresiasi atas inisiatif RPS yang tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial, tetapi juga aksi nyata pelestarian lingkungan.
“Festival Alam Lestari ini merupakan kegiatan yang sangat baik dalam mendukung pelestarian lingkungan. Saya berharap kolaborasi antara dunia usaha, pers, dan pemerintah terus terjalin dalam merawat alam,” ungkapnya.
Menurutnya, tantangan lingkungan ke depan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemkab Tuban terus mendorong upaya kolaboratif sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, termasuk menjaga sumber daya air yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.
Wabup juga menekankan peran strategis insan pers di tengah era digitalisasi. Ia menyebut pers tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus akurat dan bertanggung jawab.
“Di tengah maraknya hoaks dan misinformasi, pers harus mampu menjadi penyeimbang dan menjaga keutuhan bangsa. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
Di sisi lain, Ketua RPS Khoirul Huda menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen insan pers dalam menjalankan fungsi edukasi kepada masyarakat, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga aksi nyata di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Kami juga melibatkan anak-anak melalui lomba mewarnai agar sejak dini tumbuh kesadaran mencintai alam,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi sumber air di sejumlah wilayah, termasuk di Sendang Kalangan, mulai mengalami penurunan debit. Padahal, keberadaan sumber air tersebut sangat penting bagi pengairan sawah masyarakat. “Banyak sawah bergantung pada sumber air ini. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kelestariannya,” imbuhnya.
Adapun Festival Alam Lestari ini diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain penanaman ribuan pohon, pelepasan puluhan ribu benih ikan, santunan anak yatim, serta pembagian paket sembako bagi masyarakat dhuafa. Program tersebut juga menjangkau sejumlah titik sumber air dan destinasi wisata di Kabupaten Tuban.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, insan pers, dan dunia usaha dalam mewujudkan Tuban yang lestari dan berkelanjutan. uba, abk





