
SURABAYA (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya menunjukkan dua wajah dalam satu pertandingan. Sempat buntu di babak pertama, Bajul Ijo akhirnya tampil menggila selepas jeda dan menutup laga dengan kemenangan telak 4-0 atas PSBS Biak di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5,/2026) sore.
Sejak menit awal, Persebaya langsung menekan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan. Namun, penyelesaian akhir belum cukup tajam untuk memecah kebuntuan. Memasuki pertengahan babak pertama, ritme permainan justru menurun. Aliran bola terlalu lambat dan mudah dibaca lawan.
Kondisi itu memberi ruang bagi lawan untuk berkembang. Transisi cepat dan skema bola mati beberapa kali mengancam pertahanan Persebaya. Beruntung, lini belakang masih mampu meredam.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengakui timnya sempat kesulitan di paruh pertama.
“Ini bukan pertandingan yang mudah. Kami punya peluang di awal tapi tidak menjadi gol. Setelah itu mereka punya satu-dua transisi dan bola mati yang berbahaya,” ujar Coach Tavares dalam sesi konferensi pers seusai laga.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung mengubah pendekatan. Tempo permainan ditingkatkan, sirkulasi bola dibuat lebih cepat, dan pergerakan tanpa bola jauh lebih hidup. Perubahan itu langsung berbuah hasil.
Gol pertama akhirnya lahir dan menjadi titik balik pertandingan. Setelah itu, Persebaya semakin leluasa mengontrol permainan. Tekanan demi tekanan menghasilkan tambahan gol.
Francisco Rivera dan Milos Raickovic menjadi aktor penting dalam kemenangan besar tersebut. Keduanya memastikan Persebaya menutup laga dengan skor meyakinkan.
Laga tersebut, Persebaya mencatatkan 29 tembakan, 14 di antaranya tepat sasaran, serta mencatatkan 18 kreasi peluang angka yang menunjukkan betapa derasnya tekanan sepanjang laga, terutama di babak kedua.
Menurut pelatih asal Portugal itu, perbedaan mencolok antara dua babak terletak pada intensitas permainan. Gol pertama dan kedua menjadi kunci terbukanya pertandingan.
“Di babak pertama setelah 20-25 menit kami terlalu lambat. Lawan jadi mudah membaca arah permainan kami. Di babak kedua kami menunjukkan intensitas lebih, bola bergerak lebih cepat, dan pemain pengganti memberi karakter berbeda,” jelasnya.
Kemenangan ini membawa Persebaya naik ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 51 poin. Hasil yang menjaga asa Bajul Ijo untuk terus bersaing di papan atas. sba





