
SURABAYA (wartadigital.id) — Pertamina Patra Niaga memastikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang didistribusikan ke Mandalika selama ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 atau MotoGP Mandalika merupakan BBM yang berkualitas. Seperti Pertamax Turbo yang disediakan di modular yang terletak di area sirkuit Mandalika, merupakan Pertamax Turbo yang berkualitas, sama seperti yang disediakan di SPBU dan Prestashop.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan Pertamina Patra Niaga melakukan uji kuantitas dan kualitas berkala (QQ) pada Modular Pertamax Turbo untuk memastikan dan menjaga energi tetap berkualitas demi sirkuit kebanggaan negeri, Pertamina Mandalika International Circuit (PMIC).
Peran Modular ini juga tak main-main. Modular Pertamax Turbo yang ada di PMIC menjadi pendukung untuk kegiatan operasional race termasuk safety car. Semua melalui proses pengujian yang ketat, sehingga dipastikan energi yang didistribusikan tetap terjaga keamanan kuantitas dan kualitasnya. Dalam proses pengecekan QQ Modular Pertamax Turbo tersebut, pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh sarana prasarana yang terdapat di Modular, mulai dari dispenser, tera metrologi, APAR, hingga digitalisasi. Kandungan air pun dilakukan pengecekan pada tangki modular dengan menggunakan stick dipping dan pasta air untuk memastikan tidak ada kandungan air pada BBM.
Selain itu, pengecekan juga dilakukan terhadap visual, density, dan nozzle. Terakhir yang tak kalah penting, Pertamax Turbo yang digunakan telah dilakukan pengambilan rutin sampel untuk pengujian lab. “Dalam menjalankan proses distribusi, serangkaian prosedur dilaksanakan Pertamina Patra Niaga demi menjamin energi yang berkualitas, tentunya termasuk untuk perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia tahun ini. Sarana prasarana serta kuantitas dan kualitas telah dilakukan pengecekan dan dipastikan siap untuk mendukung kegiatan,” jelas Ahad dikutip dari siaran pers, Sabtu (4/10/2025).
Ahad menambahkan bahwa pengecekan ini tidak hanya mendukung operasional penyelenggaraan tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang balap kelas dunia sekaligus menunjukkan kualitas BBM yang dimiliki sudah diakui dan sesuai standar Internasional. Terkait kualitas produk, Pertamina Patra Niaga senantiasa memastikan kualitas BBM sesuai spesifikasi yang ditentukan oleh pihak berwenang dalam hal ini tertuang dalam SK Dirjen Migas No. 110 Tahun 2022. Mulai dari kapal tanker tiba, proses di depot hingga penyaluran melalui SPBU, Petrashop maupun Modular. “Serangkaian proses dan pemeriksaan telah dilakukan sebagai bentuk quality control (QC) produk. Dengan semua proses ini, Pertamina Patra Niaga senantiasa jaga energi berkualitas demi sirkuit kebanggan negeri,” ujar Ahad.
Kesiapan Pemenuhan Energi
Untuk diketahui, menyambut gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 3–5 Oktober 2025, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kesiapan penuh pemenuhan energi. Mulai dari Avtur untuk penerbangan, BBM untuk transportasi darat, hingga LPG untuk mendukung aktivitas UMKM, seluruh pasokan energi dipastikan dalam kondisi aman.

Sebelumnya Pj Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Wahyu Dodi Tri Marianggodo, menyampaikan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipatif agar kebutuhan energi di Lombok tetap terjaga selama perhelatan berlangsung.
“Untuk mendukung kelancaran event internasional ini, kami menambah pasokan Avtur, BBM, dan LPG di seluruh titik layanan utama. Misalnya untuk Avtur di Bandara Internasional Lombok, kami melakukan build-up stok serta memperkuat koordinasi dengan maskapai dan otoritas bandara agar layanan energi berjalan lancar. Sedangkan untuk BBM transportasi darat, build up stok dilakukan di SPBU guna mengantisipasi peningkatan konsumsi kendaraan penonton MotoGP,” ujar Wahyu.
Selain itu, Wahyu menjelaskan bahwa kebutuhan LPG juga mendapat perhatian khusus mengingat tingginya aktivitas UMKM, terutama sektor kuliner, saat event berlangsung.
“Untuk LPG, kami menambah pasokan lebih dari 148.000 tabung selema periode event agar pelaku usaha tetap bisa melayani lonjakan wisatawan dengan lancar. Kami juga memperkuat distribusi melalui SPBE, agen, dan pangkalan resmi Pertamina di NTB,” tambahnya.
Secara keseluruhan, suplai energi selama periode 29 September – 8 Oktober 2025 diproyeksikan mengalami peningkatan signifikan. Konsumsi Avtur diproyeksikan naik menjadi 140 KL per hari dari 91 KL per hari, gasoline naik menjadi 1.739 KL per hari dari 1.578 KL per hari, gasoil naik menjadi 596 KL per hari dari 560 KL per hari dan LPG diperkirakan meningkat diatas rata-rata 475 MT per hari. Seluruh kebutuhan ini telah diantisipasi melalui penguatan stok, penambahan armada distribusi, serta koordinasi intensif dengan berbagai pihak.
Terpisah, Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan komitmen perusahaan untuk menyukseskan ajang internasional ini. “Kesiapan energi adalah bagian penting dari keberhasilan Pertamina Grand Prix of Indonesia di Mandalika. Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan pasokan Avtur, BBM, dan LPG dalam kondisi aman sehingga masyarakat, wisatawan, maskapai penerbangan, hingga UMKM dapat beraktivitas dengan kebutuhan pasokan energi yang mencukupi. Kami percaya bahwa dukungan ketersediaan energi ini, tidak hanya menyukseskan event balap dunia, tetapi juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal dan citra Indonesia di mata dunia,” tutup Roberth. nti, edt





