Liga Super: Ezequiel Vidal, Playmaker Yahud PSIM Pemberi Kekalahan Persebaya

Persebaya harus menerima kekalahan home pertama dari tim promosi PSIM Jogjakarta

SURABAYA (wartadigital.id) – PSIM Jogjakarta mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 pada laga pekan pertama BRI Super League 2025/26, Jumat (8/8/2025) malam WIB. Ezequiel Vidal menjadi pahlawan PSIM dengan mencetak satu-satunya gol dalam laga tersebut.

Duel yang dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, itu berlangsung sengit sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim saling serang dan solid dalam bertahan hingga tak terjadi gol pada waktu normal.

Bacaan Lainnya

Memasuki menit 90+2′, PSIM akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Ezequiel Vidal. Menerima umpan Dede Sapari, pemain asal Argentina itu langsung menyundul bola yang merobek jala Persebaya.

Gol Ezequiel Vidal memberikan kemenangan perdana buat PSIM di BRI Super League. Gol yang sangat layak mengingat sang pemain memang sepanjang laga sudah merepotkan pertahanan Persebaya dengan 23 operan sukses.

Ezequiel Vidal memang tak butuh waktu adaptasi bersama PSIM. Sang pemain sudah punya pengalaman berkarier di Indonesia kala membela Persita Tangerang pada 2022-2024.

Bersama Persita kala itu Ezequiel Vidal mencetak 17 gol dan 14 assist dalam 63 pertandingan. Ezequiel Vidal merupakan gelandang serang yang dibekali naluri mencetak gol yang tinggi.

Selain itu, sang pemain juga memiliki kepercayaan diri dalam melakukan aksi individu dan insting memberikan operan yang jadi umpan matang. PSIM sejauh ini membuat keputusan yang tepat dalam merekrut Ezequiel Vidal untuk BRI Super League 2025/26.

Besar kemungkinan, pemain yang akrab disapa Pulga Vidal itu bakal menjadi sosok kunci PSIM musim ini. Menarik untuk menantikan aksi-aksi dari pemilik nama lengkap Norberto Ezequiel Vidal itu.

Persebaya memulai laga pekan perdana BRI Super League dengan langsung mengambil inisiatif serangan sejak wasit Rio Permana Putra meniup peluit kick-off.

Baru memasuki menit ke-11, Bajul Ijo sudah menciptakan peluang pertama melalui aksi Malik Risaldi. Melewati sisi kanan, Malik melepaskan tembakan keras yang masih mampu ditepis oleh kiper PSIM, Cahya Supriadi.

Peluang emas kembali hadir di menit ke-19. Catur Pamungkas mengirimkan umpan lambung ke dalam kotak penalti dan disambut sundulan oleh Dejan Tumbas. Sayangnya, bola kembali bisa dimentahkan oleh penjaga gawang Laskar Mataram.

PSIM tidak tinggal diam. Menit ke-21, mereka membalas lewat sepakan Corfe Deri, namun bola masih melambung tinggi dari gawang Ernando Ari.

Semenit berselang, Malik kembali memberi ancaman. Dari sisi kanan, ia mencoba mengarahkan bola ke tiang jauh, namun tembakannya masih melebar tipis dari sasaran.

PSIM kembali menebar ancaman di menit ke-28. Berawal dari bola rebound hasil tekanan Ze Valente, Nermin Haljeta melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Beruntung, bola mengenai Ernando sehingga gawang Persebaya tetap aman.

Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor 0-0 menutup babak pertama. lib, sba

Pos terkait