
PASURUAN (wartadigital.id) – Pengrajin sepatu dan sandal dari Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Tri Mulyo, tetap memproduksi sepatu dan sandal hampir 30 tahun lamanya di tengah gempuran sepatu dan sandal bermerk yang ada di mall atau distro ternama.
Produk yang dihasilkan bernama Three Stars ini kini menjadi favorit pilihan masyarakat dengan beragam usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Pilihannya pun bermacam-macam, dari sepatu kantor, sekolah, safety shoes (sepatu pabrik), olahraga, pakaian dinas harian, marching band sampai sepatu fashion, semuanya ada di sini.
Dalam siaran tertulis, Jumat (19/6/2026), berawal dari dirinya yang menjadi korban PHK di perusahaan tempatnya bekerja, yakni pabrik sol sepatu mengalami kebakaran pada Tahun 1996 dan mengakibatkan kerugian material hingga miliaran rupiah.
“Tahun 1996 pabrik kebakaran sehingga banyak karyawan yang dirumahkan termasuk saya. Bingung sekali waktu itu karena saya mikir kerja apa nanti. Tapi tiba-tiba saya ingin membeli sol-sol yang sudah reject (rusak), dan ternyata diperbolehkan oleh perusahaan,” katanya.
Tri menjual sol-sol itu ke salah satu pabrik di Mojokerto dengan sistem barter (tukar barang) sepatu. Dengan harapan mendapatkan banyak sepatu yang siap dijual kembali. Tapi ternyata sepatu yang didapatkannya juga dalam keadaan reject sehingga dirinya memilih untuk membuat sepatu sendiri.
“Dengan modal kemampuan saya membuat sol, akhirnya saya mencari tukang jahit sepatu ditambah minjem uang di bank Rp 10 juta, saya nekat buat sepatu,” tambahnya.
Kini Tri boleh berbangga hati produknya banyak disukai semua kalangan. Tri juga sukses memberdayakan masyarakat sekitar. Istimewanya, ia tak pernah meliburkan para pekerjanya saat sepi orderan maupun saat pandemi covid-19 beberapa tahun lalu.
Soal harga, sepatu dan sandal buatan Tri dibandrol dengan harga bervarian. Kalau safety shoes mulai dari Rp 120-Rp 150 ribu, sepatu kantor Rp 80-Rp 120 ribu, sepatu sport atau olahraga antara Rp 80-Rp 150 ribu, sepatu sekolah mulai Rp 60-Rp 150 ribu, sepatu PDH mulai Rp 120-Rp 200 ribu dan sepatu fashion mulai dari Rp 75-Rp 500 ribu.
Dalam sehari, Tri rata-rata memproduksi antara 30-40 pasang sepatu. Dari semua produk yang dibuatnya, Tri hanya menginginkan satu saja, yakni semaksimal mungkin menerima orderan masyarakat meski hanya 1 pasang sepatu saja. sur