
BANGKALAN (wartadigital.id) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bangkalan melakukan monitoring pelaksanaan program ketahanan pangan di BUMDes Bumi Mentari, Desa Kampak, Kecamatan Geger.
Kegiatan ini dilakukan bersama Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) untuk memastikan keberlanjutan program ketahanan pangan yang dijalankan oleh unit-unit BUMDes.
Salah satu unit usaha unggulan BUMDes Bumi Mentari adalah budidaya melon hidroponik yang dikembangkan menggunakan konsep green house.
Melon yang dihasilkan memiliki cita rasa manis, berkualitas, serta dipasarkan dengan harga yang kompetitif dan lebih terjangkau dibandingkan produk sejenis di pasaran modern.
Tak hanya menjadi sentra produksi, kawasan tersebut juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi melalui program petik melon, sehingga masyarakat dapat datang langsung untuk memetik sekaligus membeli buah segar dari kebun.
Kepala DPMD Kabupaten Bangkalan melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Desa, Erick, mengapresiasi keseriusan Pemerintah Desa Kampak dan pengelola BUMDes dalam mengembangkan potensi desa melalui sektor pertanian modern.
“BUMDes Bumi Mentari menjadi contoh bahwa apabila dikelola dengan sungguh-sungguh, BUMDes mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kami mengapresiasi Kepala Desa Kampak beserta pengurus BUMDes yang telah menunjukkan komitmen dalam mengelola usaha desa secara profesional,” ujar Erick.
Menurutnya, inovasi yang dilakukan BUMDes Bumi Mentari diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Bangkalan dalam mengembangkan potensi lokal.
“Kalau ada niat, keseriusan, dan pengelolaan yang baik, hasilnya tentu akan positif. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, keberhasilan BUMDes juga dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADesa) serta mendorong kemandirian desa,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Kampak, Djupri, menilai, budidaya melon hidroponik di BUMDes Bumi Mentari mampu menghasilkan panen sebanyak tiga hingga empat kali dalam setahun.
Produktivitas tersebut dinilai mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
Melalui kegiatan monitoring ini, DPMD bersama Fakultas Teknik UTM akan terus melakukan pendampingan dan evaluasi terhadap unit-unit usaha BUMDes agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. mda, bal





