
NGANJUK (wartadigital.id) – Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Wilis terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi. Salah satunya melalui koordinasi antara Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Rabu (23/9/2026).
Koordinasi itu dilakukan untuk mendukung percepatan penanganan Karhutla Gunung Wilis, khususnya melalui pemanfaatan informasi meteorologi dan kondisi lingkungan sebagai bahan pendukung dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.
Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri menyatakan siap mendukung upaya penanganan Karhutla melalui penyediaan informasi cuaca terkini, prakiraan cuaca, serta kondisi vegetasi di area terdampak. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu tim di lapangan dalam menyesuaikan strategi penanganan dengan perkembangan cuaca dan kondisi kawasan.
Dukungan informasi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk memperkuat koordinasi antara unsur kebencanaan dan meteorologi, sehingga perkembangan kondisi di kawasan Gunung Wilis dapat dipantau secara lebih komprehensif.
Selain dukungan informasi cuaca, Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri juga siap menjadi narasumber dalam kegiatan simulasi kebencanaan. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memberikan penguatan pengetahuan dan pemahaman terkait informasi meteorologi yang dibutuhkan dalam menghadapi potensi bencana.
Dalam koordinasi tersebut, Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri juga menyatakan kesiapannya untuk membantu koordinasi dan penyampaian surat dari kepala daerah setempat terkait permohonan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kepada BMKG Pusat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga dalam mendukung penanganan Karhutla Gunung Wilis. Pengajuan OMC selanjutnya akan dikoordinasikan sesuai mekanisme dan kewenangan yang berlaku di tingkat pusat.
Melalui kerja sama tersebut, dukungan informasi meteorologi, edukasi kebencanaan, hingga koordinasi terkait OMC dapat berjalan secara lebih terpadu. Hal ini sekaligus memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam merespons perkembangan kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Sinergi BPBD Kabupaten Nganjuk dan Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri diharapkan dapat semakin memperkuat kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, khususnya dalam menghadapi Karhutla di kawasan Gunung Wilis.
Kolaborasi lintas sektor ini juga menjadi langkah penting untuk memastikan setiap upaya penanganan bencana didukung oleh informasi yang akurat dan koordinasi yang cepat, sehingga respons di lapangan dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai kondisi yang berkembang. juk





