
Layanan yang ditawarkan GSI Lab beragam, seperti Swab Antigen, PCR Swab Same Day, PCR Swab 24 jam. Ada fasilitas Drive/Walk Thru dan Home Service.
JAKARTA (wartadigital.id) – Nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut ada dalam pusaran bisnis jumbo tes PCR. Keterlibatan Luhut dalam pengadaan alat tes Covid-19 itu, disebut melalui Toba Bumi Energi, anak perusahaan Toba Bara Sejahtera, serta PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).
Juru Bicara Kemenko Marves Jodi Mahardi angkat bicara terkait isu yang beredar tersebut. Jodi menjelaskan, saham yang dimiliki Luhut dalam Toba Bara Sejahtra sudah sangat kecil. “Di bawah 10 persen, jadi Pak Luhut tidak memiliki kontrol mayoritas di TBS,” jelas Jodi dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (2/11/2021).
Luhut diajak oleh grup Adaro, Indika, hingga Northstar. Perusahaan tersebut digadang sebagai inisiatif membantu penyediaan tes Covid-19 dengan kapasitas besar. “Jadi GSI tujuannya bukan mencari profit bagi para pemegang saham. Sesuai namanya memang ini adalah kewirausahaan sosial,” tuturnya.
Total ada 9 pemegang saham dalam perusahaan yang diniatkan mengatasi masalah keterbatasan tes saat masa awal-awal pandemi.
Jodi menegaskan, tidak ada pembagian keuntungan hingga saat ini. Bahkan perusahaan yang diikuti Luhut itu memberikan tes swab secara gratis kepada masyarakat hingga lebih dari 60 ribu tes.
Dikutip dari website resminya, GSI Lab adalah inisiatif kewirausahaan sosial (social entrepreneurship) dan pelopor aksi solidaritas #SwabAndSaveIndonesia untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam percepatan penanganan Covid-19 melalui pengetesan PCR yang cepat dan akurat.
Kantor pusat GSI Lab berada di Jl RA Kartini No 34 Cilandak Jakarta Selatan. Tempat layanannya tersebar di berbagai tempat, ada di Cilandak, Bintaro Jaya, Kuningan, hingga Margonda Raya di Depok.
GSI Lab memiliki visi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan layanan genomik dan molekuler yang cepat, berkapasitas besar dan berkualitas tinggi, yang terhubung dengan data epidemiologis dan sistem informasi digital.
Sedangkan dalam misinya, GSI Lab menyatakan ingin memberikan inspirasi dan inovasi terkait genomik untuk mengatasi tantangan utama Indonesia dan dunia, untuk mencapai masyarakat yang berkeadilan dan maju.
Layanan yang ditawarkan GSI Lab beragam, seperti Swab Antigen, PCR Swab Same Day, PCR Swab 24 jam. Ada fasilitas Drive/Walk Thru dan Home Service. GSI Lab mengaku telah mengumpulkan donasi Rp 4,4 miliar dan menyalurkan PCR gratis untuk lebih dari 5.000 orang.
Sebelumnya nama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut sebagai orang yang terlibat bisnis PCR di tengah pandemi saat ini.
Mantan Direktur YLBHI Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto menyebutkan ada perusahaan penyedia alat PCR yang di dalamnya ada Luhut sebagai pemegang saham dalam bisnis PCR. Perusahaan yang diduga melibatkan Luhut itu perusahaan Toba Bara Sejahtera. kpr