
Harga BBM non subsidi naik per Sabtu (18/4/2026). Kenaikan paling tinggi terjadi pada Dexlite yang melonjak 66,2 persen atau Rp 9.400 dari sebelumnya Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.
JAKARTA (wartadigital.id) – PT Pertamina (Persero) menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Sabtu 18 April 2026, di tengah meningkatnya tensi geopolitik akibat konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.
Penyesuaian ini dilakukan setelah pemerintah pada 1 April 2026 sebelumnya memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM.
Mengacu pada laman mypertamina.id, sejumlah BBM nonsubsidi yang mengalami kenaikan harga meliputi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green tidak mengalami perubahan harga.
Berdasarkan data tersebut, kenaikan paling tinggi terjadi pada Dexlite yang melonjak 66,2 persen atau Rp 9.400 dari sebelumnya Rp 14.200 per liter menjadi Rp 23.600 per liter.
Harga tersebut berlaku di sejumlah provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Kenaikan serupa terjadi pada Pertamina Dex yang kini dibanderol Rp 23.900 per liter, meningkat Rp 9.400 atau sekitar 64,8 persen dari harga sebelumnya Rp 14.500 per liter.
Pertamax Turbo juga melonjak Rp 6.300 per liter atau sekitar 48,1 persen, menjadi Rp 19.400 dari sebelumnya Rp 13.100 per liter. Harga terbaru bbm non subsidi itu berlaku di sejumlah provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. gel, ins





