Launching Selantang dan SOTH di Bondowoso, Arumi Optimistis Peningkatan Kualitas Hidup Dapat Terwujud

Peluncuran Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orangtua Hebat (SOTH) di Pendopo Kab Bondowoso, Senin (19/9/2022).

 

BONDOWOSO (wartadigital.id) – Ketua TP PKK Prov. Jatim Arumi Bachsin memberi apresiasi atas diluncurkannya Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orangtua Hebat (SOTH) di Pendopo Kab Bondowoso, Senin (19/9/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Arumi mengatakan, keberadaan Selantang maupun SOTH ini merupakan implementasi dari terwujudnya wanita-wanita tangguh di Jawa Timur. Kegiatan ini diyakini dapat mewujudkan peningkatan kualitas hidup lebih baik di Bondowoso.

“Selamat kepada Pak Bupati Bondowoso bisa melaunching Selantang maupun SOTH secara langsung dan memberi dukungan penuh. Apa yang kita launching ini merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas hidup lebih baik utamanya di Kab Bondowoso,” ungkapnya.

Arumi menjelaskan, bahwa setiap manusia memiliki beberapa fase kehidupan yang akan dilaluinya sepanjang hayat. Fase kehidupan manusia pertama dimulai sejak masa konsepsi dalam kandungan dan fase kehidupan terakhir yakni masa lanjut usia (lansia).

“Kita semua berharap bahwa semua masyaarakat akan dapat melalui semua fase kehidupan dengan baik sehingga mampu mencapai masa tua yang bahagia,” jelasnya.

Menurutnya, dari peran orangtua yang hebat diyakini akan melahirkan generasi yang hebat pula. Orangtua merupakan guru, pendidik dan role model  yang pertama dan utama. Kualitas pemgasuhan sangat menentukan kualitas generasi penerus yang dilahirkan oleh satu keluarga.

Arumi menyatakan, bahwa mencetak para orangtua yang cerdas dan terampil dalam pendampingan dan pengasuhan tumbuh kembang pada anak menjadi langkah strategis guna merencanakan serta melahirkan generasi penerus yang berkualitas. Langkah-langkah yang strategis itulah yang berperan mencegah bayi baru lahir stuntung. “Dari terciptanya generasi yang hebat itulah penurunan stunting bisa ditekan dan diturunkan di Kab Bondowoso,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Arumi, peningkatan jumlah penduduk lansia memiliki dampak positif maupun negatif terhadap sosial ekonomi baik dalam keluarga, masyarakat, maupun negara. Dampak ini bergantung dari seberapa baik kehidupan para lansia dipersiapkan.

Keluarga, tambah Arumi, berperan penting dalam mewujudkan kualitas kehidupan yang baik bagi para lansia karena keluarga merupakan salah satu support system utama bagi setiap manusia.

Pemahaman dan keterampilan yang mumpuni bagi setiap pendamping lansia dalam keluarga akan membantu para lansia untuk mencapai dimensi lansia yang tangguh secara spiritual, emosional, fisik, intelektual, sosial kemasyarakatan, lingkungan dan profesi vokasional.

“Selantang ini merupakan salah satu inovasi implementasi konsep belajar sepanjang hayat , bahagia sepanjang waktu melalui pembiasaan berpikir dan berperilaku positif serta beradaptasi dengan perkembangan IPTEK sesuai kemampuan masing masing,” tegasnya.

Terkait persoalan stunting di Bondowoso, Arumi juga berupaya berkontribusi melalui berbagai dukungan program melalui sinergitas maupun kerjasama dengan berbagai pihak. Dia memahami, bahwa persoalan stunting merupakan persoalan yang membutuhkan dukungan banyak pihak.

“Stunting cukup tinggi di Kab Bondowoso, kami terus berupaya untuk menurunkan angka stunting lewat berbagai program produktif. Kab Bondowoso tidak bisa sendiri menyelesaikannya melainkan dengan bersama-sama menyelesaikan persoalan stunting ini,” ujarnya.

Bupati Bondowoso H Salwa Arifin mengungkapkan bahwa adanya selantang maupun SOTH ini akan memberikan semangat dan motivasi kepada para lansia maupun orangtua hebat untuk mencetak generasi hebat dan produktif.

Diakui, kemajuan pembangunan tak lepas dari kontribusi nyata dari para peran orangtua menyiapkan generasi hebat dan lansia. Kegiatan ini adalah langkah nyata bagi terciptanya pembangunan terbaik di Kab Bondowoso.

Bupati menegaskan, sebagai orangtua harus memiliki tiga hal untuk mencetak generasi yang berkualitas. Maka, orangtua harus memiliki tiga hal yakni asah asih dan asuh.

“Peran orangtua tidak lepas dari tiga hal yakni asah asih dan asuh. Orangtua harus bisa merawat dan menyayangi seorang anak dengan tulus. Ini bukanlah hal yang mudah, tentunya dalam membentuk orangtua hebat diperlukan upaya maupun langkah hebat guna menciptakan generasi yang hebat pula,” ungkapnya.  sir