
PAREPARE (wartadigital.id) – Tim Persebaya harus menerima kekalahan perdana di Super League 2026/2027 setelah takluk 0-1 dari PSM Makassar pada pekan keenam di Stadion B. J. Habibie, Kamis (22/10/2026).
Gol bunuh diri Yuran Fernandes menjadi pembeda dalam pertandingan yang diwarnai kegagalan Alex Martins menuntaskan dua kesempatan penalti pada penghujung laga.
Tim Persebaya Surabaya menutup babak pertama dengan skor imbang 0-0 saat menghadapi PSM Makassar.
Di tengah duel yang berlangsung ketat, penjaga gawang Reza Arya tampil solid dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya tuan rumah.
Persebaya mencoba mengambil inisiatif sejak peluit kick-off dibunyikan. Peluang cepat hadir pada menit kedua melalui Jefferson yang melepaskan sepakan keras. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang PSM.
Green Force kembali berusaha membangun serangan melalui umpan terobosan Diogo Ramalho pada menit ke-12. Namun, bola yang dikirimkan terlalu deras sehingga gagal dijangkau rekan setimnya.
PSM kemudian mulai memberikan tekanan ke pertahanan Persebaya. Reza Arya menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga gawang Green Force tetap aman. Pada menit ke-17, ia berhasil meredam ancaman tuan rumah, sebelum kembali menunjukkan refleks apik untuk menggagalkan peluang jarak dekat pemain PSM pada menit ke-21.
Tekanan PSM belum berhenti. Pada menit ke-25, Yuran Fernandes harus berjibaku untuk menghalau serangan lawan. Dua menit berselang, Jefferson turut menunjukkan kontribusi dalam bertahan dengan meredam upaya serangan dari sisi kiri PSM.

Reza Arya kembali mendapat ujian pada menit ke-34 saat pemain PSM melepaskan tendangan jarak jauh. Kiper Persebaya itu mampu mengantisipasi bola dengan baik sehingga skor tetap imbang.
Memasuki menit-menit akhir babak pertama, kedua tim masih berusaha mencari celah untuk memecah kebuntuan. Namun, rapatnya pertahanan masing-masing tim membuat belum ada gol yang tercipta.
Tambahan waktu satu menit tidak mengubah kedudukan. Persebaya dan PSM pun memasuki ruang ganti dengan skor sama kuat 0-0.
Persebaya berusaha mengubah jalannya pertandingan selepas turun minum. Pelatih Bernardo Tavares langsung melakukan pergantian pemain dengan menarik Diogo Ramalho dan Rachmat Irianto, lalu memasukkan Toni Firmansyah dan Alex Martins untuk menambah daya gedor.
Perubahan itu membuat Persebaya terus mencari celah di pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-49, Toni melepaskan tembakan keras yang mengarah ke gawang PSM. Namun, penjaga gawang tuan rumah masih sigap mengamankan bola.
Peluang berikutnya datang dari Miguel Pereira pada menit ke-59. Mendapatkan kesempatan melalui tap-in, Miguel belum mampu mengarahkan bola ke gawang.
Satu menit berselang, Alex Martins nyaris membawa Persebaya unggul. Sepakan placing penyerang asal Brasil itu hanya membentur mistar gawang PSM.
Persebaya kembali melakukan penyegaran pada menit ke-61. Rivera dan Saddil Ramdani masuk menggantikan Yann Mabella serta Ricky Pratama. Green Force terus berupaya membangun serangan demi memecah kebuntuan.
Namun, justru PSM yang berhasil mencetak gol. Gawang Reza Arya kebobolan setelah Yuran Fernandes salah mengantisipasi bola. Upaya bek Persebaya tersebut untuk menghalau serangan lawan berujung petaka karena bola masuk ke gawang sendiri. PSM pun unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Persebaya tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-78, Gledson Paixao mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh, tetapi bola masih melambung di atas mistar.
Empat menit berselang, Rivera memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, upaya tersebut masih mampu digagalkan pemain bertahan PSM.
Saddil Ramdani kemudian mengancam lewat tendangan bebas pada menit ke-85, tetapi penjaga gawang tuan rumah kembali berhasil mengamankan bola.
Drama terjadi pada masa injury time. Persebaya mendapatkan kesempatan emas setelah Risto Mitrevski dilanggar di dalam kotak penalti. Wasit kemudian meninjau insiden tersebut melalui VAR sebelum menunjuk titik putih.
Alex Martins maju sebagai eksekutor. Namun, tendangan penaltinya berhasil digagalkan penjaga gawang PSM. Wasit kemudian memutuskan penalti harus diulang karena kiper dinilai bergerak lebih dahulu sebelum tendangan dilakukan.
Kesempatan kedua kembali berada di kaki Alex. Harapan Persebaya untuk menyamakan kedudukan pun kembali tertuju pada sang penyerang. Namun, hasilnya tak berubah. Penjaga gawang PSM sekali lagi mampu menggagalkan eksekusi Alex.
Tambahan waktu delapan menit pun tak cukup bagi Persebaya untuk menyelamatkan poin. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan PSM Makassar. sba





