wartadigital.id
Headline Seleb

Nana Mirdad Bagikan Tips Diet Sehat dan Tak Instan

Nana Mirdad

JAKARTA (wartadigital.id)  –  Di usianya yang menginjak 35 tahun dan memiliki dua buah hati, penampilan Nana Mirdad tetap langsing. Itu semua berkat pola hidup sehat yang diterapkannya.

Dalam kesehariannya, Nana kerap membagikan aktivitas olahraga dan menu makannya di Instagram. Namun baru-baru ini, diamengaku mendapatkan banyak pertanyaan dari netizen terkait dengan salah satu tips diet ekstrem yang sedang viral.

Menganggap bahwa ini adalah kesempatan yang baik untuk mengingatkan para followersnya, maka istri dari Andrew White ini membagikan pandangan sekaligus tips dietnya.

Banyak orang yang tertarik melakukan diet ekstrem karena dianggap bisa dengan cepat menurunkan berat badan dalam waktu yang singkat. Manfaat ini memang menggiurkan, tapi diet ekstrem juga memunculkan efek buruk untuk tubuh dalam jangka panjang yang menyiksa diri.

“Cari cara diet lain yang lebih sehat dan bisa lebih menguntungkan dengan hasil yang permanen. Percaya pasti kalian lebih happy,” tulis Nana yang dikutip Grid.ID dari Instagram Story @nanamirdad, Sabtu (6/3/2021).

Nana menjelaskan orang yang mengalami berat badan berlebih cenderung menganggap makanan sebagai musuh mereka dan bahkan menyalahkan makanan yang membuat berat badannya melonjak. Tidak jarang pemikiran ini membuat mereka menghindari makanan sehingga memakan dengan porsi sekecil-kecilnya.

Hal ini tidak tepat karena musuh yang sebenarnya adalah diri sendiri. “Musuh kita adalah diri kita sendiri di saat kita nggak bisa kontrol apa yang masuk ke badan kita dan seberapa besar porsinya,” lanjut Nana.

Nah, alih-alih menghindari makanan, lebih baik pastikan bahwa makanan yang kita makan ada manfaatnya dan lebih banyak makanan sehat yang kita makan dibandingkan dengan makanan yang tidak sehat.

Beberapa waktu lalu, pernyataan dalam buku Tya Ariestya yang menyebutkan bahwa sayur dapat menghambat proses penurunan berat badan memang sempat menjadi buah bibir netizen.

Menanggapi ini, Nana menyebutkan bahwa penggunaan minyak dalam proses pengolahan sayur yang justru dapat menghambat berat badan. Selain dapat membuat gemuk, penggunaan minyak berlebih juga diyakini dapat mengganggu kesehatan jantung. “Pilih cara less oil (kurangi minyak) dan bukan no oil at all (tanpa minyak sama sekali). Ganti sumber minyaknya dengan yang lebih baik seperti olive oil (minyak zaitun)” imbuh Nana. ren, gri

Related posts

Pantau Penyekatan PPKM dari Udara, Khofifah Sebut Terjadi Pengurangan Volume Lalulintas

redaksiWD

Musrenbang RPJMD, Eri Paparkan Arah Kebijakan Pembangunan Surabaya ke Depan

redaksiWD

Jadi Garda Terdepan, para Nakes di Surabaya Jungkir Balik Berjuang Tangani Covid-19

redaksiWD