
Petugas Dinas Damkarla Kabupaten Gresik melakukan pemadaman gudang produsen plastik di Gresik.
GRESIK (wartadigital.id) – Kebakaran hebat yang melanda produsen plastik peralatan rumah tangga PT Gunung Agung Sentosa di Kecamatan Mengganti Kabupaten Gresik baru bisa dipadamkan, Selasa (1/8/2023) sore. Ini berarti pemadaman butuh waktu sehari lebih. Padahal, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik mulai berusaha memadamkan api sejak Senin (31/7/2023) 2023 siang, sesaat setelah insiden terjadi.
Kepala Damkarla Kabupaten Gresik Agustin Halomoan Sinaga menjelaskan merujuk keterangan satpam pabrik, awal mula api diketahui dari arah timur belakang pabrik saat jam istirahat.
“Tidak diketahui penyebabnya, api membesar dan meluas terkena hembusan angin yang cukup kencang sehingga membakar gudang penyimpanan barang jadi plastik dengan cepat,” terang Sinaga.
Setelah tiba di lokasi, personel Damkar melakukan size up lokasi kebakaran, kemudian melakukan pemadaman dan pembasahan setelah menyisir api yang cukup besar. Sehingga diperlukan bantuan personel dan unit pemadam tambahan untuk datang ke lokasi kebakaran.
Petugas Damkarla Gresik melakukan pemadaman dari berbagai sudut dan sisi untuk memadamkan api pokok dalam reruntuhan bangunan gudang tersebut. “Butuh waktu kurang lebih 27 jam dan dibutuhkan kurang lebih 100 tangki air dengan kapasitas 5.000 liter hingga lokasi kebakaran dinyatakan kondusif,” beber Sinaga.
Penyebab pasti kebakaran tersebut kini masih dalam penyelidikan. Sementara kerugian masih ditaksir, namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Untuk diketahui, kebakaran hebat melanda pabrik milik PT Gunung Agung Sentosa yang memproduksi peralatan rumah tangga berbahan plastik. Asap tebal membumbung dari kokasi kebakaran pabrik yang terletak di Jalan Kepatihan Industri, Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, Senin (31/7/2023) siang. nan