wartadigital.id
Headline Nasional

Pemerintah Perlu Upaya Diplomasi Agar Jemaah Umrah Tak Perlu Vaksin Booster

Umrah di tengah pandemi Covid-19.

 

JAKARTA  (wartadigital.id) – Pemerintah melalui Kemenkes dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) diminta melakukan upaya diplomasi ke Pemerintah Arab Saudi agar calon jemaah tidak perlu lagi menggunakan booster.

“Jadi jemaah yang sudah vaksin dengan dua dosis lengkap tidak perlu lagi menggunakan booster,” ucap Sesditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Ramadhan Harisman, Selasa (28/9/2021).

Meski demikian, untuk antisipasi Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Sosial (Kemensos) membahas pemanfaatan vaksin booster atau vaksin dosis ketiga untuk jemaah umrah Indonesia.

“Jika memang harus menggunakan booster, bagaimana skema pemanfaatannya. Ini tentunya memerlukan kebijakan dan akan kami konsultasikan di level pimpinan masing-masing kementerian,” katanya.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin mengatakan, perlunya pembahasan bersama antara Menteri Agama dan Menteri Kesehatan terkait kemungkinan adanya kebijakan pemanfaatan vaksin booster bagi jamaah umrah.

Seperti diketahui, WHO dan Pemerintah Arab Saudi telah mengakui penggunaan vaksin Sinovac. Namun demikian, Pemerintah Arab Saudi tetap mewajibkan pemberian dosis ketiga atau booster dengan vaksin yang diakui Arab Saudi yaitu Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson and Johnson.

Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan persyaratan bagi jemaah umrah. Adapun persyaratan tersebut adalah jemaah umrah harus sudah divaksinasi Covid-19 dengan dosis komplet yang diakui Arab Saudi, ada  4 jenis vaksin yakni Moderna, Pfizer, Johnson & Johnson dan Astra Zeneca.  Lebih lanjut, vaksin Sinovac yang umum disuntikkan di Indonesia tidak diakui Arab Saudi, kecuali ditambah booster vaksin Barat.

Kemudian, jemaah wajib melampirkan sertifikat vaksinasi, jemaah berusia 18 tahun ke atas, data jemaah umrah wajib dientri dalam sistem elektronik Arab Saudi, syarat kedatangan lewat agen umrah yang terakreditasi oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi  dan jemaah umrah yang sampai di Arab Saudi wajib dikarantina. set

Related posts

Jadi Tulang Punggung Perekoniam di Masa Pandemi, Dekranasda Jatim Terus Fasilitasi Pelaku UMKM

redaksiWD

Kapolres Sampang Pimpin Serah Terima Jabatan 3 Kapolsek

redaksiWD

Sukses Rakit Pesawat Terbang Remote Control, Bupati Slamet Junaidi Berikan Reward ke Agus Humaidi

redaksiWD