wartadigital.id
Mataraman

Penanaman hingga Penebaran Benih pada Peringatan Hari Bumi dan HUT Pomad ke-78 di Bendungan Semantok

Kegiatan penanaman pohon, pelepasan burung dan penebaran benih ikan di lingkungan Bendungan Semantok Rejoso, Nganjuk 

NGANJUK (wartadigital.id) – Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna dan Komandan Polisi Militer AD Kodam V Brawijaya dan jajaran Forkopimda Kabupaten Nganjuk mengikuti Apel Siaga dalam rangka Memperingati Hari Air Sedunia, Hari Bumi Sedunia dan Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) ke-78 Tahun 2024 di Bendungan Semantok, Kecamatan Rejoso, Jumat (17/5/2024).

Kegiatan tersebut diwarnai dengan penanaman pohon, pelepasan burung dan penebaran benih ikan di lingkungan Bendungan Semantok. Dengan tujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk menjaga dan mencintai bumi.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Nganjuk, Sri Handoko Taruna menyampaikan, dengan kegiatan ini menjadi momen untuk bersyukur kepada Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk menikmati keindahan bumi dengan segala isinya.

“Adalah momen yang meresapi diri atas segala nikmat Tuhan. Selain itu, juga bentuk sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh stakeholder untuk bersama merawat bumi dan menjaga air,” kata Pj. Bupati.

Kesadaran untuk menjaga bumi dan air harus tumbuh dari pribadi masing-masing masyarakat, tidak lain karena penyimpangan yang akhir-akhir ini terjadi di sekitar masyarakat. Seperti penebangan hutan secara liar, pemanfaatan lahan hutan yang tidak sesuai aturan, kemudian maraknya perilaku pembuangan sampah sembarangan.

“Mari kita jaga bumi, mulai dari diri sendiri, stop membuang sampah sembarangan dan mulai dengan mencintai alam sekitar. Hijaukan lingkungan, hutan kita, sumber mata air, sungai, serta kawasan perlindungan setempat lainnya. Dengan cara penanaman pohon dan pelestarian alam,” ujar Sri Handoko.

“Kalau bukan kita yang merawatnya, siapa lagi? Karena kita yang menikmati apa yang ada di bumi ini,” pungkasnya

Dengan penanaman pohon, pelepasan burung dan penebaran benih ikan, diharapkan akan banyak kegiatan serupa dengan lingkup yang lebih besar untuk dijadikan contoh baik bagi masyarakat. Menjadi gerakan di masyarakat hingga bumi tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi berikutnya.

Sebagai informasi, kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Rejoso, Kepala Desa Sambikerep, Komunitas Pecinta Lingkungan, Komunitas CB, Pramuka, Pelajar dan undangan lainnya. aju, kim

Related posts

Pemkab Mojokerto Ajak Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Cegah Penyakit Jantung

redaksiWD

Kota Mojokerto Berhasil Masuk 10 Terbaik Nasional Capaian SPM 2021

redaksiWD

Di Hadapan Global Forum of MUFPP, Wagub Emil Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan

redaksiWD