wartadigital.id
Headline Mataraman

PPKM Level 2, Jombang Bolehkan Bioskop, Wisata dan Hiburan Beroperasi

Sekda Kabupaten Jombang Akhmad Jazuli

 

JOMBANG (wartadigital.id) – Kendati PPKM di Pulau Jawa dan Bali berlanjut dari 14 hingga 20 September mendatang, namun saat ini Kabupaten Jombang berada pada level 2.

Dengan PPKM Level 2, Kabupaten Jombang akan mendapatkan banyak kelonggaran. Di antaranya sekolah tatap muka, bioskop beroperasi, tempat ibadah kapasitas 75 persen, wisata, pertunjukan seni dan hiburan sekaligus resepsi boleh digelar sesuai dengan ketentuan Intruksi Mendragi Nomor 42 Tahun 2021.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jombang Akhmad Jazuli membenarkan jika dalam perpanjangan PPKM dilakukan hingga 20 September mendatang. Namun saat ini Jombang menduduki level 2, dan berharap dapat segera turun menjadi level 1.

“Benar, dalam perpanjangan PPKM Pemkab Jombang saat ini level 2. Otomatis aktivitas kantor, usaha, ekonomi, dan wisata sesuai dengan Inmendagri yang terbaru. Ada sejumlah kelonggaran,” tuturnya, Selasa (14/9/2021).

Perbedaan paling mencolok turun levelnya Kabupaten Jombang menjadi level dua antara lain, bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan wajib menggunakan aplikasi peduli lindungi, kapasitas maksimal 50 persen, dilarang makan/minum/menjualnya di dalam bioskop serta usia kurang dari 12 tahun dilarang masuk.

Kemudian fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25% dengan menerapkan prokes ketat, aplikasi peduli lindungi, usia kurang dari 12 tahun dilarang masuk serta jam operasional yang dibatasi pukul 18.00.

Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 50 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat serta wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Perbedaan terakhir dilihat dari kelonggaran resepsi, pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 50 undangan dan tidak mengadakan makan di tempat. oni

Related posts

ITS Terima 11.071 Berkas Pendaftar SNMPTN 2021

redaksiWD

Jaga Pasokan, Pemkot Lakukan Transfer Oksigen dari Stasiun ke RS Melalui Mobilisasi

redaksiWD

Pemkot Surabaya Monitoring Kehadiran Pegawai Pasca Libur Lebaran, 17 ASN Tak Masuk

redaksiWD