
BANYUWANGI (wartadigital.id) – Anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang bergerak pada budidaya perairan yakni PT Suri Tani Pemuka (STP) menyelenggarakan Beach Clean Up. Kali ini, STP melalui unit Aquafeed Banyuwangi melakukan serangkaian kegiatan yang mendukung konservasi air di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi.
Pada pelaksanaannya, STP bekerjasama dengan sejumlah pemangku kepentingan mulai dari Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Muspida dan Muspika hingga para pelanggan STP. Kegiatan Beach Clean Up ini meliputi pembersihan Pantai Warudoyong, pembangunan bioflok dan pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan, serta penanaman pohon cemara udang sebanyak 200 pohon di sekitar area pantai.
Erik Harjadi Lisnan selaku Deputy Head of Operations Aquafeed STP menjelaskan sebagai perusahaan yang kegiatan usahanya memanfaatkan wilayah perairan, pihaknya berkomitmen untuk menjaga kualitas sumber daya air dan mendukung berbagai kegiatan konservasi air. “Kami berharap, berbagai kegiatan yang telah kami jalankan ini dapat mendukung kelestarian ekosistem, terutama wilayah yang berada di lokasi-lokasi yang dekat dengan unit operasional kami,” katanya, Jumat (23/9/2022).
Selain memperhatikan aspek kelestarian ekosistem di pesisir, STP juga mengajak masyarakat lokal dan nelayan agar mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan air pada budidaya ikan air tawar dengan membangun kolam bioflok. Bioflok merupakan metode budidaya ikan yang mengedepankan keberlanjutan yang erat kaitannya dengan konservasi air. Pada budidaya dengan sistem ini, petani ikan menggunakan cairan yang mengandung mikrobiologi untuk mengurai kotoran atau limbah yang dihasilkan ikan, sehingga dapat menghemat penggunaan air.
“Dalam pembangunan bioflok, kami berkolaborasi dengan 2 kelompok tani di Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 4 kolam bioflok telah dibangun dengan pembagian masing-masing 2 unit di Kelurahan Bulusan. Selain itu, kami juga memberikan 2.000 benih ikan nila berikut dengan pakannya untuk budidaya dalam satu siklus,” tutur Aidi Idris selaku Head of Unit Pabrik Pakan Ikan dan Udang STP Banyuwangi.
Pada fase awal, lanjut Aidi Idris kelompok tani akan diberikan bimbingan teknis dari tim technical services dan sales department perusahaan. Demi memastikan keberlanjutan, selanjutnya kelompok tani tersebut akan diarahkan langsung oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banyuwangi.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuwangi Hj Ipuk Fiestiandani Azwar Anas SPd menyambut baik kolaborasi bersama STP dalam rangka mendukung konservasi air melalui budidaya perairan yang ramah lingkungan. “Semoga dengan adanya kerjasama dan pembangunan bioflok ini, selain memberikan dampak positif kepada lingkungan, ke depannya juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Rangkaian Program Konservasi Air STP telah dilakukan secara bertahap mulai 2021 lalu. Pemberian dan pembinaan budidaya ikan dengan kolam bioflok telah dilakukan di Desa Cibatu Purwakarta, Rindam Bulak Rantai untuk para purnawirawan PPAD, hingga di Desa Sukajaya Lampung. Inisiatif budidaya ikan dengan bioflok gencar dilakukan STP untuk mengedukasi masyarakat agar dapat berbudidaya ikan air tawar dengan efisien, hemat air dan hemat lahan serta dapat dilakukan di perkotaan sekalipun (urban fish farming). gik