Wujudkan Generasi Qurani, Pemkab Jombang Salurkan Insentif bagi 6.500 Guru TPQ

Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang selama 2 hari 14-15 April 2026 berlangsung hingga 3 sesi

JOMBANG (wartadigital.id) – Masih dalam hangatnya suasana bulan Syawal, Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar kegiatan silaturahim sekaligus Sosialisasi Pencairan Insentif bagi Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kabupaten Jombang Tahun 2026.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten selama 2 hari pada Selasa (14/4/2026) dan Rabu (15/4/2026) berlangsung hingga 3 sesi, menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memerkuat pendidikan karakter sejak dini.

Bacaan Lainnya

Hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Drs Purwanto MKP, pada hari pertama Selasa (14/4/2026), didampingi Kabag Kesra Drs Supriadi serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jombang, Ibrahim Hadi Wibowo. Demikian juga hari kedua, Rabu (15/4/2026).

Dalam sambutannya, Drs Purwanto MKP, menyampaikan pesan Bupati Jombang mengenai peran penting TPQ sebagai pilar moral bangsa. Dia menegaskan jasa para guru ngaji dalam memberantas buta aksara Al-Qur’an tidak bisa dinilai hanya dengan materi. Ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan kepada seluruh guru ngaji yang hadir.

“Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bapak ibu guru TPQ se-Kabupaten Jombang”, tuturnya.

“Pendidikan Al-Qur’an adalah salah satu pilar penting dalam membentuk karakter dan moral anak-anak kita. Taman Pendidikan Al-Qur’an atau (TPQ) mempunyai peran penting dalam menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Bapak ibu sekalian telah ikut membantu pemerintah daerah, khususnya dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an, serta membimbing anak-anak kita supaya semakin dekat dengan Al-Qur’an sejak dini,” imbuhnya.

Pemkab Jombang salurkan insentif bagi 6.500 guru TPQ

Meskipun insentif akan disalurkan pada jadwal yang ditentukan, Pemerintah Kabupaten Jombang tetap memandang dedikasi guru TPQ sebagai amal yang jauh lebih besar dari bantuan yang diberikan.

“Kami sangat paham, bantuan ini belum sebanding dengan waktu, tenaga, dan keikhlasan yang Bapak Ibu berikan. Namun, kami berharap insentif ini menjadi penyemangat dan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan keagamaan,” ungkap Purwanto di hadapan para guru TPQ.

Sementara itu Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Jombang, Drs Supriyadi menyampaikan, pemberian insentif ini merupakan amanat dari Surat Keputusan Bupati.

“Sasaran penerima tahun ini mencakup 6.500 guru ngaji dan 1.816 lembaga TPQ yang tersebar di seluruh wilayah Jombang”, ungkapnya.

“Setiap guru akan menerima insentif sebesar Rp1.000.000 per tahun yang dicairkan dalam dua tahap. Tujuannya jelas, yakni memberikan perhatian lebih kepada guru ngaji serta memastikan tertib administrasi antara pemerintah daerah dan penerima manfaat,” kata Supriadi.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari dalam enam sesi ini diharapkan mampu mendorong semangat para guru TPQ untuk terus membina santri di lingkungan masing-masing, memastikan keberlangsungan pendidikan agama sebagai filter moral anak-anak Jombang, serta menjadi langkah awal sinkronisasi data pengajar keagamaan untuk program kesejahteraan lainnya di masa depan.

Pada momentum itu juga diserahkan santunan program jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga ahli waris guru TPQ masing-masing senilai Rp. 42.000.000. mba

Pos terkait