Liga Super: Clean Sheet, Persebaya Amankan Tiga Poin dari Ternate

Pemain Persebaya merayakan gol yang dicetak Milos Raickovic ke gawang Malut United (foto Persebaya)

TERNATE (wartadigital.id) – Tim Persebaya Surabaya pulang dengan kepala tegak dari markas Malut United. Kemenangan dua gol tanpa balas menjadi bukti bahwa Bajul Ijo mampu menjawab tekanan di laga tandang dengan penuh ketenangan dan determinasi.

Persebaya bermain sama kuat melawan Malut United di babak pertama dalam laga pekan ke-29 Super League 2025/26.

Bacaan Lainnya

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Malut United langsung mengambil inisiatif serangan. Sementara itu, Persebaya memilih bermain lebih sabar sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik.

Laskar Kie Raha sempat memberikan ancaman di awal pertandingan. Namun, ketenangan Andhika Ramadhani di bawah mistar mampu menggagalkan peluang tersebut dengan baik.

Persebaya kemudian mencoba merespons. Sepakan Malik Risaldi menjadi salah satu upaya awal, tetapi bola masih belum tepat sasaran.

Pertandingan berjalan cukup ketat. Kedua tim saling beradu taktik dan disiplin dalam menjaga lini pertahanan, sehingga ruang untuk menciptakan peluang terbuka sangat terbatas.

Kesempatan emas datang untuk Bajul Ijo pada menit ke-32 melalui Toni Firmansyah. Sepakan kerasnya memaksa kiper Malut United melakukan penyelamatan gemilang untuk mencegah gol.

Tuan rumah sempat membobol gawang Persebaya pada menit ke-38. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah melakukan pengecekan VAR karena adanya pelanggaran handball dalam proses terjadinya gol.

Mihailo Perovic ketika berduel dengan pemain Malut United (foto Persebaya)

Memasuki tambahan waktu enam menit di akhir babak pertama, kedua tim terus berupaya mencari gol pembuka. Meski demikian, hingga peluit turun minum dibunyikan, skor tetap bertahan 0-0.

Memasuki 15 menit awal babak kedua, Persebaya memilih bermain lebih sabar dengan menunggu momentum. Di sisi lain, Malut United langsung meningkatkan intensitas serangan, mencoba mengambil alih kendali permainan sejak peluit babak kedua dibunyikan.

Gelombang tekanan tuan rumah datang bertubi-tubi. Namun, lini belakang Bajul Ijo tampil disiplin dan tetap tenang. Koordinasi yang rapi membuat setiap upaya Malut United mampu diredam tanpa kepanikan.

Upaya memecah kebuntuan terus diupayakan dari bangku cadangan. Pada menit ke-58, pelatih Bernardo Tavares melakukan penyegaran dengan memasukkan Koko Ari dan Riyan Ardiansyah, menggantikan Malik Risaldi serta Pedro Matos. Perubahan ini memberi energi baru dalam permainan Persebaya.

Kerja keras itu akhirnya berbuah pada menit ke-73. Milos Raickovic memecah kebuntuan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras tanpa mampu dibendung kiper, setelah ia memaksimalkan umpan dari Bruno Paraiba.

Tak ingin kehilangan keunggulan, Persebaya kemudian memperkuat lini pertahanan. Pada menit ke-75, Leo Lelis masuk menggantikan Toni Firmansyah untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus meredam agresivitas lawan.

Saat laga tampak akan berakhir dengan skor tipis, Persebaya justru memastikan kemenangan di masa tambahan waktu. Pada menit 90+1, Rivera mencetak gol indah setelah menerima umpan matang dari Riyan, menutup serangan dengan penyelesaian yang tenang.

Enam menit masa injury time tak mampu dimanfaatkan Malut United untuk bangkit. Persebaya tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan, mengunci kemenangan 0-2 dalam laga yang penuh perjuangan dan emosi. sba

Pos terkait