Peluang Kerja Mandiri, SMKN 2 Sampang Bekali Siswa dengan Life Skill

SMKN 2 Sampang.

SAMPANG (wartadigital.id) –  Pandemi Covid-19 yang belum mereda juga berimbas pada dunia pendidikan. Jumlah siswa yang mendaftar di tengah pandemi sedikit berkurang. Hal ini juga dialami SKMN 2 Sampang.

Jumlah siswa yang terdaftar tahun ini mencapai 236 siswa, sedangkan tahun sebelumnya 252 siswa. Sedangkan jumlah siswa secara keseluruhan saat ini mencapai 750-an siswa. “Penurunan jumlah ini dimaklumi karena situasi Covid 19 yang belum kunjung reda,  juga faktor banyak sekolah yang bisa menjadi pilihan lain para siswa,“ kata Kepala SMKN 2 Sampang Drs Mukani MM, Jumat (2/7/2021).

Bacaan Lainnya
Kepala SMKN 2 Sampang Drs Mukani MM

Dijelaskannya saat ini ada 5 jurusan di SMKN 2 Sampang yakni APHP (Agrobisnis Pengolahan Hasil Pertanian),TPM (Teknik Pemesinan),TPL (Teknik Pengelasan), TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif) dan MM ( Multi Media).

“Dari semua jurusan yang paling banyak diminati adalah TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif) dan MM (Multi Media),” katanya.

SMKN 2 Sampang juga terus menjalin kerjasama dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) terutama untuk sistem magang dan pemasaran tamatan nantinya. Sehingga sekolah sejak dini menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja, baik secara mandiri atau mengisi lapangan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan bidang dan program keahlian yang diminati.

“ Saat menjadi humas dulu , saya berusaha menjalin kerjasama dengan DUDI jadi memudahkan untuk kerjasama terutama dalam sistem magang,” katanya.

Pria kelahiran Sampang, 10 Desember 1968 ini menegaskan fokus dunia pendidikan SMK saat ini adalah untuk memberikan keterampilan kerja bagi generasi muda. Hal ini dalam rangka menyambut bonus demografi dan persaingan antar negara yang semakin ketat. Pendidikan dan pelatihan vokasi/kejuruan akan semakin diperkuat seiring bergesernya strategi pembangunan dari pembangunan infrastruktur fisik, menjadi pembangunan manusia.

Karena itu siswa SMKN 2 Sampang memang ditempa dengan banyak praktik agar mereka lebih siap kerja. Karena itu mereka selama menuntut ilmu banyak dibekali berbagai keterampilan. Selain agar dapat terserap di dunia industri, lulusan SMK  juga disiapkan untuk bisa bekerja mandiri.

“Saya berharap masyarakat sadar pentingnya pendidikan bagi anak menuju masa depan yang lebih baik, khususnya pemahaman tentang SMK yang lulusannya harus siap kerja,dan peluang kerja mandiri/ wirausaha dengan bekal life skill yang sudah diperoleh selama belajar di SMK,” ujarnya.

Sementara itu melihat situasi Covid-19 yang berkepanjangan ini pihak sekolah mengajukan permohonan ke Satgas Covid-19 kabupaten melalui Cabdin utk bantuan layanan pencegahan Covid-19, namun masih menunggu inspeksi/ penilaian juga kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. jok