
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
ANKARA (wartadigital.id) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan langsung membuat pernyataan resmi usai negaranya luluh lantak diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,8.
Lewat akun Twitternya , Senin (6/2/2023) Erdogan mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengerahkan semua unit dan bersiaga dalam penanganan gempa yang berpusat Kota Kahramanmaraş Turki itu.
“Saya menyampaikan harapan terbaik saya kepada semua warga negara kita yang terkena dampak gempa bumi yang terjadi di Kahramanmaraş dan dirasakan di banyak bagian negara kita. Semua unit terkait kami bersiaga di bawah koordinasi AFAD,” kata Erdogan.
Pihak pemerintah Turki juga tengah mengerahkan tim pencarian dan penyelamatan ke pusat gempa dan kota yang terdampak gempa.
Pihaknya menyiagakan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, tentara, gubernur dan semua lembaga untuk menangani dengan cepat gempa Turki.
“Tim pencarian dan penyelamatan kami segera diberangkatkan ke daerah yang terkena dampak gempa. Kementerian Dalam Negeri dan Kesehatan kami, AFAD, Gubernur dan semua lembaga lainnya memulai pekerjaan mereka dengan cepat,” jelasnya.
Erdogan berharap negaranya bisa bersama-sama melewati bencana tersebut dengan cepat dan berharap kerusakan yang terjadi hanya kerusakan kecil.
“Kami juga mengoordinasikan pekerjaan yang dimulai setelah gempa. Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama-sama secepat mungkin dan dengan kerusakan yang paling kecil, dan kami melanjutkan pekerjaan kami,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya Turki luluh lantak usai diguncang gempa bermagnitudo 7,8, Senin (6/2/2023) dini hari waktu setempat. Dalam video yang tersebar di media sosial, terlihat sejumlah bangunan di Turki ambruk akibat gempa yang memiliki kedalaman 11 km itu. Bahkan sebuah gedung tinggi runtuh dalam sekejap saat gempa berkekuatan 7,8 magnitudo itu terjadi.
Selain meruntuhkan bangunan, kebakaran juga terjadi di Kota Kahramanmaraş Turki usai diguncang gempa. Gempa yang melanda pusat Kota Turki itu juga dilaporkan terasa hingga Israel, Irak, Palestina, Suriah dan Siprus.
#PrayForTurkey Menggema
Doa dan duka cinta mengalir dari warga negeri Indonesia setelah gempa mengguncang Turki. Di media sosial Twitter misalnya, tagar #PrayForTurkey segera memuncaki trending sejak pagi tadi. Sampai sekarang tagar ini masih bercokol di puncak.

Warganet ramai-ramai membagikan video-video dahsyatnya guncangan gempa di Turki. Sampai sekarang belum ada data resmi berapa korban jiwa dalam tragedi itu.
“Ada Gempa di Turkey ya? Bangunan pada roboh. Doa terbaik buat saudara kita yg di sana,” tulis akun @Bang_Garr.
“BMKG menentukan parmeter gempa besar di Turki dgn baik. Waktu gempa terjadi pukul 8.17 WIB Mag. 7,8 kedalaman hypo. versi kami 11 km. Innallilahi semoga Saudara kita lekas membaik disana amiin…,” tulis akun @Ahmadsidik1106.
Sebelumnya, Lembaga Penelitian Geoscience Jerman (GFZ) melaporkan pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer dekat Kota Gaziantep. Namun, Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,8 dengan kedalaman 17,9 kilometer.
Sementara itu, dikutip kantor berita Anadolu, Majanemen Darurat dan Bencana Kantor Kepresidenan Turki (AFAD) melaporkan gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,4 dan terjadi Senin sekitar pukul 04.17 waktu setempat. sua, riz