IPC Terminal Petikemas Layani Service Baru MSC Line

IPC TPK anak usaha Pelindo Terminal Petikemas kembali dipercaya oleh Pelayaran Mediterranean Shipping Company (MSC Line).

JAKARTA (wartadigital.id)  – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK anak usaha Pelindo Terminal Petikemas kembali dipercaya oleh Pelayaran Mediterranean Shipping Company (MSC Line) untuk melayani New Service Bayan Ko yang menempuh perjalanan ke lima negara dari Jakarta – Batangas – Manila North – Davao – Shekou – Hong Kong – Yantian – Hochiminh – Vung Tau – Singapore – Tanjung Pelepas – Port Klang. Pelayaran perdana ini dibuka dengan sandarnya MV MSC Tara III di Terminal 3 IPC TPK, Pelabuhan Tanjung Priok.

“IPC TPK mendukung inovasi perusahaan pelayaran dalam menghadirkan pembukaan layanan baru untuk merespons pertumbuhan volume perdagangan ke negara ASEAN dan Tiongkok yang memiliki tren perdagangan yang positif dan menunjukkan peningkatan nilai ekspor pada periode 2024. Tahun lalu IPC TPK melakukan berbagai transformasi operasi, transformasi digital dan elektrifikasi peralatan sebagai upaya menghadirkan peningkatkan kinerja dan efisiensi layanan,” ujar Pramestie Wulandary selaku Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK  dalam keterangan resmi, Rabu (5/2/2025).

Bacaan Lainnya

Direktur Utama IPC TPK Guna Mulyana didampingi manajemen IPC TPK menyambut service baru ini bersama Hayati Koenda selaku DGM Komersial MSC Line dan Bimo Nugroho selaku Country Sales Manager MSC Line di dermaga di Terminal 3 IPC TPK, Pelabuhan Tanjung Priok pada 1 Februari.

Kapal berbendera Monrovia ini memiliki LOA 200 meter dan BEAM 32 meter. Kapal ini melakukan bongkar muat di IPC TPK sebanyak 369 box. MV MSC Tara III dengan Bayan Ko Service ini menggantikan layanan MSC Line yang sebelumnya bernama Lang Co Service dengan menambahkan beberapa destinasi baru dalam rutenya, merupakan service pertama yang menghubungkan Jakarta dengan Manila North Harbor.

“Kami ucapkan terima kasih kepada MSC Line yang telah mempercayakan service baru ini untuk sandar di IPC TPK. IPC TPK akan terus mengedepankan layanan yang optimal berdasarkan planning and control dan berthing on arrival agar mempersingkat waktu sandar kapal di Pelabuhan (port stay),” tutup Pramestie. nti

Pos terkait